Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Stabilitas Keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada bank syariah di Indonesia periode 2022-2024

Aminatah Zuhriyah (2026) Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Stabilitas Keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada bank syariah di Indonesia periode 2022-2024. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

Sektor perbankan syariah Indonesia terus berkembang dengan total aset mencapai Rp586 triliun pada 2024, namun pangsa pasarnya masih stagnan di 7,72%. Kondisi ini mencerminkan adanya kesenjangan dalam adopsi teknologi digital di antara bank syariah, sekaligus mengindikasikan bahwa ukuran perusahaan turut memengaruhi seberapa besar dampak transformasi digital terhadap stabilitas keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Transformasi Digital terhadap Stabilitas Keuangan dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia periode 2022-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) yang diolah menggunakan Eviews 14, dengan teknik purposive sampling terhadap 10 Bank Umum Syariah sehingga diperoleh data panel seimbang sebanyak 30 observasi. Data sekunder bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan BUS serta publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Variabel Transformasi Digital diukur dengan indeks digitalisasi pada bank umum syariah Stabilitas Keuangan diukur dengan CAR serta Ukuran Perusahaan diukur dengan Total Aset. Hasil pemilihan model estimasi melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling tepat digunakan. Hasil estimasi REM menunjukkan bahwa Transformasi Digital tidak berpengaruh signifikan terhadap Stabilitas Keuangan (t hitung -1,299572 probabilitas 0,2052 > 0,05). Ukuran Perusahaan juga tidak terbukti memoderasi secara signifikan pengaruh Transformasi Digital terhadap Stabilitas Keuangan (t hitung interaksi -0,104434 probabilitas 0,9176 > 0,05), meskipun arah koefisien interaksi yang negatif mengindikasikan kecenderungan memperlemah hubungan tersebut. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Stabilitas Keuangan (F hitung 5,967909 probabilitas 0,003091 > 0,05), dengan kemampuan model menjelaskan variasi Stabilitas Keuangan sebesar 40,07% (R² = 0,407795). Temuan ini mengindikasikan bahwa stabilitas keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar transformasi digital dan ukuran perusahaan, sehingga bank syariah disarankan untuk mengiringi percepatan transformasi digital dengan penguatan tata kelola risiko secara menyeluruh, dan OJK diharapkan merumuskan kebijakan digitalisasi yang responsif terhadap perbedaan kapasitas antar Bank Umum Syariah.

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen Keuangan Syariah
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 16 Sep 2026 03:42
Last Modified: 16 Sep 2026 03:42
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5359

Actions (login required)

View Item
View Item