MAULANA, RADEN ZULHAM (2023) Konsep Keadilan Dalam Al-Qur'an (Telaah Kata Al-'Adl dan Al-Qisth Dalam Tafsir Imam Al-Qurthubi). Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dua kata didalam Al-Qur'an yang
mana pada saat diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia memiliki arti "Adil". Di
dalam Al-Qur'an kata Adil yaitu Al-'Adl dan Al-Qisth, meskipun secara etimologis
kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda tapi memiliki arti yang sama.
Berawal dari kegelisahan ini, penulis ingin menyelidiki ide keadilan seperti yang
digambarkan dalam Al-Qur'an. Penulis menggunakan perspektif Al-Jami' li
Ahkam Al-Qur'an karya Al-Qurthubi untuk memperkuat penelitian ini, karena
dalam menafsirkan ayat Al-Qur'an, Al-Qurthubi lebih banyak menggunakan
perspektif hukum Islam. Selain itu, keadilan merupakan salah satu topik penting
yang sering dibahas dalam hukum Islam.
Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini. Namun,
Kemudian untuk membahas permasalahan, penulis menggunakan metode
maudhu'i (tematik) yang merupakan salah satu metode yang mengarahkan
pandangan pada satu tema tertentu dengan menghimpun ayat-ayat yang berkaitan,
menganalisis, dan memahaminya untuk kemudian disimpulkan dalam satu
pandangan menyeluruh terkait tema yang dibahas tersebut. Tujuan dari metode ini
adalah untuk menemukan makna asli dari setiap kata dan kalimat yang ditulis,
khususnya ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas Al-'Adl dan Al-Qisth.
Studi ini menemukan bahwa Al-‘Adl dalam Al-Qur'an memiliki dua arti:
secara etimologi dan terminologi. Secara etimologi, "Adl" bermakna menyamakan
sesuatu dengan yang lain (Al-Musawah dan Al-Taswiyyah), dan dalam ayat
tentang poligami. Selain itu, "Adl" juga bermakna mengganti atau tebusan (fida'),
yang berarti sama, setara, dan seimbang. Secara terminologi, "Adl" bermakna
menempatkan Ayat yang berkaitan dengan keputusan hakim, seperti qishash,
memiliki makna ini, memfasilitasi perdamaian antara dua orang yang berselisih,
pembagian waris, dll. Meskipun Al-Qisth adalah perbuatan yang dilakukan apa
adanya, sesuai kadar, takaran, dan timbangan, makna Al-Qisth dapat ditemukan
dalam ayat yang berbicara tentang keharusan memenuhi timbangan (al-wazn) dan
takaran (al-kayl) dengan sempurna, tidak mengurangi atau melebihkan dalam
transaksi jual beli, dan memberikan sesuatu kepada anak yatim secara setara (Al-
Qisth), bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah
dengan Al-Qisth (apa adanya, tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain
Allah).
Kata Kunci: Keadilan, Al-'Adl dan Al-Qisth, Tafsir Al-Qurthubi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Al quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 06:00 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 06:00 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5317 |
