Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

STUDI KRITIS TERHADAP TAFSIR KEMENAG RI TENTANG KONSEP REZEKI

AZWAR, MUHAMMAD (2023) STUDI KRITIS TERHADAP TAFSIR KEMENAG RI TENTANG KONSEP REZEKI. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kesalahpahaman masyarakat
dalam memahami makna rezeki. Karena, pada zaman yang semakin modern ini,
banyak sekali manusia yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan apa yang
ia kehendaki. Pemahaman yang benar tentang rezeki akan memberikan dampak
yang baik kepada pribadi maupun kepada masyarakat. Jika pemahaman mengenai
rezeki itu buruk, maka akan menjadikan seseorang itu terjerumus kepada jurang
materialisme atau segala sesuatu yang dapat diukur hanya dengan kasat mata.
Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (Library Research), dengan
menggunakan metode Content Analysis (Analisis isi) sebagai perspektif keilmuan
dasar terhadap keilmuan Tafsir. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini
berupa pengambilan data dari berbagai literature yang mendukung dengan
menggunakan Tafsir Kemenag RI sebagai data utama (data primer).
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa menurut Tafsir Kemenag RI,
rezeki adalah sesuatu yang diberikan oleh Allah untuk kepentingan makhluknya
yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya, agar mereka dapat
bertahan dan menjaga kelangsungan hidupnya. Rezeki bukan hanya sesuatu yang
bisa diperoleh melalui usaha saja, tetapi rezeki merupakan sesuatu yang sudah
Allah tetapkan kepada seluruh makhluk-Nya yang ada di muka bumi. Dalam
penafsirannya, Tafsir Kemenag RI menerangkan bahwa terdapat beberapa konsep
rezeki, di antaranya adalah sebagai berikut: (1) Rezeki merupakan sesuatu yang
bermanfaat yang ada di langit dan bumi (2) Rezeki berupa harta benda yang
dinafkahkan, (3) Rezeki yang paling mulia adalah surga.
Rezeki dan usaha sangat erat kaitannya, karena dalam mencari rezeki, Allah
SWT. menganjurkan kepada hamba-Nya untuk bekerja keras dan berusaha dengan
cara yang halal sesuai dengan tuntunan yang telah ditentukan oleh syariat. Di
samping itu, perbanyak berdo’a, bersedekah, dan beristighfar kepada Allah, agar
dipermudahkan dalam mendapatkan rezeki yang halal lagi baik. Setelah berusaha
dan berdo’a kepada Allah, manusia diperintahkan agar berserah diri (tawakkal)
atas apa yang telah diupayakan, sebab manusia hanya bisa berusaha tetapi rezeki
Allah yang menentukan.

Kata Kunci: Rezeki, Tafsir Kemenag RI, Content Analysis

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Al quran dan Tafsir
Depositing User: Munsia Andriani
Date Deposited: 10 Mar 2026 04:53
Last Modified: 10 Mar 2026 04:53
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5306

Actions (login required)

View Item
View Item