DENI KURNIA, DENI KURNIA (2023) KEBOLEHAN PUASA BAGI PEREMPUAN HAID (KAJIAN TERHADAP PEMIKIRAN DR. ABDUL AZIZ BAYINDIR DALAM KITAB MAFAHIM YANBAGHI AN YUSHOHAH FI DHAU’ AL QUR’AN AL KARIM). Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Skripsi ini berjudul “Kebolehan Puasa bagi Perempuan Haid (Kajian Terhadap
Pemikiran Karya Dr. Abdul Aziz Bayindir Dalam Kitab Mafahim Yanbaghi
An Yushohah Fi Dhau’ Al Qur’an Al Karim”. Sebagaimana diketahui bersama
bahwa dikalangan ulama fiqh, haid merupakan suatu keadaan yang membuat
seorang wanita tidak bisa melakukan beberapa praktik ibadah. Diantaranya adalah
puasa, namun didalam skripsi ini akan mengupas kehujjahan suatu pendapat mufti
Dr. Abdul Aziz Bayindir yang berasal dari turki yang mengatakan bahwa
perempuan haid diperbolehkan untuk tetap berpuasa. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian yuridis normatif yang menyajikan dokumen-dokumen serta
literatur-literatur kepustakaan dengan pendekatan perbandingan (comparative
approach). Adapun dari hasil penelitian ini. Pertama, Dr. Abdul Aziz Bayindir
mengatakan bahwa perempuan yang haid diperbolehkan untuk berpuasa dengan
alasan bahwa tidak ada dalil yang secara jelas yang mengharamkan mereka untuk
berpuasa. Kedua, pendapat Dr. Abdul Aziz Bayindir ketika disandingkan dengan
pendapat dan dalil yang dikemukakan oleh ulama fiqh baik itu dari kalangan
madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali sangat bertolak belakang
mengatakan bahwa perempuan haid tetap boleh melaksanakan ibadah puasa.
Kata Kunci: Haid, Puasa, Perempuan, Kajian Kitab.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 04:07 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 04:07 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5257 |
