Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Tinjauan hukum islam terhadap sistem pembagian daging dalam tradisi bantai adat kecamatan sungai manua dan kecamatan tabir kabupaten merangin

As'ari, As'ari (2026) Tinjauan hukum islam terhadap sistem pembagian daging dalam tradisi bantai adat kecamatan sungai manua dan kecamatan tabir kabupaten merangin. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dilestarikannya tradisi bantai adat oleh
masyarakat Kabupaten Merangin, khususnya di Kecamatan Sungai Manau dan
Kecamatan Tabir. Tradisi ini berupa penyembelihan hewan ternak secara bersama�sama yang diikuti dengan pembagian daging kepada masyarakat. Perbedaan
mekanisme pembagian daging di kedua kecamatan menimbulkan kebutuhan untuk
mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sistem pembagian daging dalam tradisi
bantai adat, memahami makna sosial budaya yang terkandung di dalamnya, serta
menganalisisnya menurut perspektif hukum Islam. Penelitian ini merupakan
penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Data
diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh adat,
tokoh agama, panitia pelaksana, serta masyarakat di Kecamatan Sungai Manau dan
Kecamatan Tabir. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui
reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem pembagian daging bantai adat meliputi
tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Di
Kecamatan Sungai Manau, daging dibagikan secara merata kepada setiap kepala
keluarga tanpa menggunakan timbangan, sedangkan di Kecamatan Tabir
pembagian dilakukan berdasarkan jumlah porsi yang telah dibayar dengan
menggunakan timbangan. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong
royong, solidaritas sosial, persaudaraan, musyawarah, dan pelestarian adat.
Berdasarkan tinjauan hukum Islam, kedua sistem pembagian tersebut termasuk al-
'urf al-shahih karena tidak bertentangan dengan Al-Qur'an, Hadis, dan prinsip�prinsip syariat serta mengandung nilai keadilan (al-'adl), tolong-menolong
(ta'awun), persaudaraan (ukhuwah), musyawarah (syura), dan kemaslahatan
(maslahah). Namun, sistem pembagian di Kecamatan Tabir dinilai lebih memenuhi
prinsip kepastian hak dan keadilan dalam muamalah karena menggunakan
timbangan.
"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 16 Sep 2026 02:12
Last Modified: 16 Sep 2026 02:12
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5241

Actions (login required)

View Item
View Item