Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

KONSEP BID’AH WAHHABI DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PRAKTIK IBADAH WAHHABI DI KOTA JAMBI

Noor Rohmad, Rudik (2024) KONSEP BID’AH WAHHABI DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PRAKTIK IBADAH WAHHABI DI KOTA JAMBI. Doctoral thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK

Rudik Noor Rohmad, NIM: DHI.17203, Konsep Bid’ah Wahhabi dan
Implementasinya terhadap Praktik Ibadah Wahhabi di Kota Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep bid’ah Wahhabi,
doktrin-doktrin Wahhabi, landasan pemikiran Wahhabi tentang bid’ah, dan
mengetahui bagaimana implementasi bid’ah dalam praktik ibadah
Wahhabi di Kota Jambi. Manfaat penelitian ini adalah memberikan
sumbangan pemikiran bagi hasanah keilmuan, pengetahuan tentang
bid’ah baik dalam perspektif Wahhabi maupun perspektif Sunni.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Metode penelitian yang digunakan adalah survey atau
observasi yang dilakukan di beberapa masjid yang digunakan untuk

kegiatan Wahhabi antara lain; Masjid Ubai bid Ka’ab, Masjid Imam Asy-
Syafi’i, Masjid Istiqomah, Masjid Nurul Mujtahidin, Masjid Nurdin Hasanah,

Masjid Mujahidin dan Mushalla al-Hijrah, serta wawancara dengan
beberapa tokoh Wahhabi yang ada di Kota Jambi. Adapun sumber data
dalam penelitian ini ada dua yaitu data kepustakaan yang terdiri dari Kitab,
buku, journal dan data lapangan dari hasil observasi, dokumentasi dan
wawancara.
Temuan dari penelitian ini adalah bahwa dalam pandangan
Wahhabi bid’ah adalah segala yang baru yang tidak pernah dilakukan oleh
Nabi dalam agama atau syari’at, dan semua bid’ah adalah dhalalah.
Wahhabi tidak mengakui pembagian bid’ah dalam bentuk bid’ah dhalalah
dan bid’ah hasanah. Wahhabi mendasarkan pemikirannya tentang bid’ah
pada al-Qur’an, sunnah dan manhaj salaf. Dalam praktiknya Wahhabi di
Kota Jambi tidak sepenuhnya meninggalkan amalan yang mereka anggap
bid’ah. Terkadang mereka melakukan amalan yang mereka klaim sebagai
amalan bid’ah seperti bersalaman setelah shalat, dzikir bersama dan baca
doa bersama yang dipimpin oleh imam.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bid’ah adalah
mengada-ada atau membuat hal baru dalam ibadah yang tidak pernah
disyari’atkan. Dalam praktiknya Wahhabi juga melakukan amalan yang
mereka anggap bid’ah.
Kata kunci: Konsep, Bid’ah, Wahhabi, Implementasi

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Pascasarjana > Doktor Ilmu Syariah
Depositing User: Munsia Andriani
Date Deposited: 03 Mar 2026 04:06
Last Modified: 03 Mar 2026 04:06
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5132

Actions (login required)

View Item
View Item