Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Pertimbangan Hakim dalam Penetapan Nusyuz Menurut Perspektif Maqasid Syariah di Mahkamah Syariah Tawau, Sabah, Malaysia

Ruslie, Rafiah Binti Lioli @ (2026) Pertimbangan Hakim dalam Penetapan Nusyuz Menurut Perspektif Maqasid Syariah di Mahkamah Syariah Tawau, Sabah, Malaysia. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Perkawinan dalam Islam bertujuan membentuk keluarga sakinah, mawaddah, dan
rahmah, namun realitasnya sering diwarnai konflik Nusyuz ketidaktaatan istri yang
diajukan oleh suami dalam gugatan perceraian di Mahkamah Syariah Tawau.
Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya ketidakkonsistenan corak
pertimbangan hakim yang bervariasi dari tekstual-formalistik hingga aspek sosial-
psikologis. Sejalan dengan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis bentuk, corak, arah, dasar hukum serta penelaahan teori Maqasid
Syariah dalam putusan-putusan perkara Nusyuz periode 2021–2024. Metode yang
digunakan adalah kualitatif hukum empiris-normatif dengan pendekatan analisis isi
(content analysis) terhadap data primer berupa dokumen fail tiga putusan perkara
Nusyuz di Mahkamah Syariah Tawau (2021–2024) serta data sekunder seperti
Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam Sabah 2004, kitab fikih dan literatur
terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif-interpretatif melalui kerangka teori
Maqasid Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim
terbagi menjadi tiga corak, yaitu tekstual (dalil syarak), legal-formal (Pasal 59 dan
60 Enakmen Sabah 2004) serta kontekstual-integratif (maslahat sosial). Dalam
perspektif Maqasid Syariah, hakim telah melakukan ijtihad hukum progresif
melalui metode tahqiq al-manat di mana status Nusyuz tidak ditetapkan secara kaku
murni berdasarkan tindakan istri meninggalkan rumah, melainkan gugatan suami
akan ditolak jika tindakan istri didasari alasan yang sah ('uzrun syar'iyyin) seperti
kekerasan verbal, penelantaran ekonomi, dan tekanan psikologis. Langkah yudisial
ini merupakan wujud nyata kemaslahatan demi mewujudkan perlindungan terhadap
jiwa (hifz al-nafs) dan keturunan/keluarga (hifz al-nasl).
"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 15 Sep 2026 05:38
Last Modified: 15 Sep 2026 05:38
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5069

Actions (login required)

View Item
View Item