CHOIRUNNISA, FEBRIYANTI (2025) PRAKTIK KERJASAMA SISTEM FRANCHISE PADA BRAND MINUMAN TEANOL PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH. Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Nama : Febriyanti Choirunnisa
NIM 104210023
Judul : Praktik Kerjasama Sistem Franchise Pada Brand Minuman
Teanol Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
Franchise memungkinkan orang dalam bidang mu'amalah untuk melakukan bisnis
dengan memperluas cakupan bisnis dan membangun hubungan bisnis dengan cepat.
Pada Franchise Brand minuman Teanol tidak lagi membuka peluang usaha
franchise karena yang menjadi focus utamanya yakni membuka dan
mengembangkan café yang turut serta menjual banyak jenis makanan. Kurangnya
perhatian akibat peralihan fokus mereka ke pengembangan cafe dapat berdampak
signifikan pada para mitra franchise. Minimnya perhatian dan pembaruan terkait
perkembangan brand dapat mengurangi semangat dan motivasi mitra dalam
menjalankan bisnis. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka
bertujuan yang pertama untuk mengetahui praktik Kerjasama sistem franchise pada
brand minuman Teanol. kedua, menganalisis praktik kerjasama sistem franchise
pada Brand minuman Teanol perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Berdasarkan
tujuan diatas jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian hukum empiris.
Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi, wawancara serta
dokumentasi, wawancara dilakukan dengan pemilik, mitra, dan konsumen.
Penelitian ini menggunakan dua sumber data: data primer, yang terdiri dari
observasi dan hasil wawancara, dan data sekunder, yang terdiri dari literatur, jurnal,
dan internet yang berkaitan dengan subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini
pertama, Pada Mekanisme praktik kerjasama franchise Minuman Teanol dimulai
dari kesanggupan pihak kemudian dilanjutkan dengan pengajuan proposal dan
penyerahan identitas KTP kepada pihak teanol yang kemudian disanggupi antara
pihak untuk bergabung sebagai mitra. Selanjutnya, dilakukan akad sesuai paket
franchise yang dipilih. Setelah itu, mitra menerima pelatihan intensif yang dipantau
langsung oleh franchisor. Setelah pelatihan, mitra diperbolehkan membuka kedai
dengan dukungan penuh dari tim franchisor. Proses ini memastikan bahwa semua
outlet tetap dalam pemeliharaan dan pengawasan tim. Hasil yang kedua, Sistem
franchise syariah yang diterapkan pada Brand minuman teanol menggunakan akad
syirkah inan di mana satu pihak menyediakan modal dana dan pihak lain
menyediakan keahlian serta merek dagang. Dalam praktik Kerjasama ini sudah
sesuai dengan prinsip syariah yakni menurut Al Quran surah Al Maidah ayat 2,
Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Pasal 173- 177, Fatwa DSN-MUI No:
114/DSNMUI/IX/201.
Kata Kunci : Franchise, Syirkah, Hukum Ekonomi Syariah, Teanol.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 04:05 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 04:05 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5018 |
