SANTIKO PRASETYO, TEGUH (2024) SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU ILLEGAL LOGGING MENURUT HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus Perkara No: 601/Pid.Sus/2017/Pn.Jbi DI Pengadilan Negeri Jambi). Masters thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Tesis ini adalah hasil penelitian studi kasus dengan judul “SANKSI
PIDANA TERHADAP PELAKU ILLEGAL LOGGING MENURUT HUKUM
POSITIF DAN HUKUM ISLAM (STUDI KASUS PERKARA NO:
601/Pid.Sus/2017/Pn.Jbi DI PENGADILAN NEGERI JAMBI)”. Tesis ini
adalah hasil penelitian pustaka yang bertujuan untuk menjawab
pertanyaan: Bagaimana pertimbangan hukum Hakim bagi pelaku
pembalakan liar dalam putusan Nomor 601/Pid.Sus/2017/PN.Jbi dan
bagaimana analisis hukum pidana Islam terhadap pertimbangan Hakim
dalam memutuskan perkara Nomor 601/Pid.Sus/2017/PN.Jbi.
Sumber data penelitian ini dihimpun dengan mempelajari dokumen,
berkas-berkas perkara dan bahan pustaka.
Hasil penelitian ini adalah dasar hukum yang digunakan sebagai
pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi kepada pelaku tindak
pidana pembalakan liar adalah tuntutan Jaksa/Penuntut Umum yakni
pidana dalam Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e UU RI No. 18
Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan
Hutan, dengan pidana Penjara selama 1 (satu) tahun penjara dikurangi
selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah
Terdakwa tetap ditahan dan denda Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta
rupiah) subsidair 3 (tiga) bulan kurungan, dan Hakim memutuskan pada
tindak pidana tersebut dengan hukuman 1 tahun penjara dan denda
sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah). Dalam hukum pidana
Islam tindak pidana pembalakan liar (Illegal Logging) yang dilakukan oleh
terdakwa termasuk dalam kategori jarimah ta‘zir karena tidak ada
ketentuan nash mengenai tindak pidana ini. Hakim dalam hal ini diberi
kewenangan untuk menjatuhkan hukuman dan dapat mengambil beragam
bentuk hukuman yang dapat memperberat pelaku kejahatan, tujuannya
tiada lain adalah agar ia jera untuk tidak mengulangi kembali
kesalahannya, seperti hukuman cambuk, hukum potong tangan, dapat
dipenjarakan atau ditahan, dan lainnya yang disesuaikan dengan kadar
kesalahannya.
Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka diharapkan pemerintah
dapat melakukan sosialisasi tentang dampak dari kerusakan lingkungan
kepada masyarakat, pengusaha kayu, dan aparat penegak hukum untuk
ikut aktif dalam menjaga dan melindungi lingkungan. Dan hukuman yang
dijatuhkan bagi pelaku pembalakan liar harus mempunyai efek jera bagi
pelaku, agar tidak mengulangi perbuatannya lagi dimasa yang akan
datang.
Kata kunci: sanksi pidana, illegal logging, hukum positif, hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Ilmu Syariah |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 06:48 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 06:48 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4973 |
