IRWANDI, RADEN (2025) PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENGATASI KONFLIK BATAS WILAYAH KELURAHAN TENGAH KECAMATAN PELAYANGAN DAN KELURAHAN ULU GEDONGKECAMATAN DANAU TELUK DI KOTA JAMBI. Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Nama : Raden Irwandi
NIM : 105200200
Judul : Peran Pemerintah Daerah Dalam Mengatasi Konflik Batas
Wilayah Kelurahan Tengah Kecamatan Pelayangan Dan
Kelurahan Ulu Gedong Kecamatan Danau Teluk Di Kota
Jambi.”
Penelitian ini berjudul ”Peran Pemerintah Daerah Dalam Konflik Batas
Wilayah Kelurahan Tengah Kecamatan Pelayangan dan Kelurahan Ulu
Gedong Kecamatan Danau Di Teluk Kota Jambi” penelitian ini membahas
tentang konflik batas wilayah antara Kelurahan Tengah Kecamatan Pelayangan
dan Kelurahan Ulu Gedong Kecamatan Danau Teluk Di Kota Jambi. Kedua
wilayah ini terkait konflik yang terjadi karna ketidak jelasan administrasi dan
kurangnya persepsi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Secara aturan batas
wilayah tersebut sudah jelas, Kelurahan Ulu Gedong mengakui ada wilayahnya
yang masuk di Kelurahan Tengah sedangkan Kelurahan Tengah mempertahankan
wilayah tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Teori Dahrendorf
yang menyatakan bahwa “konflik merupakan suatu situasi yang menunjukkan
adanya praktik – praktik penghilangan hak seseorang atau lebih kelompok atas
suatu benda atau kedudukan”. Berbeda dengan sengketa yang merupakan situasi
persaingan antara dua atau lebih orang atau kelompok yang ingin meletakkan
haknya atas suatu benda atau kedudukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian
deskriptif. Analisis data pada penelitian yang bersifat kualitatif berlandasan pada
penggunaan keterangan secara lengkap dan mendalam, menginterprestasikan data
tentang variabel, bersifat non-kuantitatif dan dimaksudkan untuk melakukan
eksplorasi mendalam dan tidak meluas terhadap fenomena. Penelitian ini mencari
faktor penyelesaian dan penghambat dalam menyelesaiakan konflik batas wilayah.
Teknik yang digunakan dalam menyusun instrument melalui tiga tahap, tahap
awal yaitu melakukan observasi di mana penulis melihat secara langsung kondisi
perbatasan wilayah di lapangan, tahap kedua melakukan wawancara dengan
narasumber yang terlibat terhadap permasalahn batas wilayah dan selanjutnya
tahap terakhir melakukan dokumentasi terkait dokumen penting serta berupa hasil
foto sebagai bukti wawancara pada saat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa gambaran konflik batas wilayah yang terjadi antara Kelurahan Tengah dan
Kelurahan Ulu Gedong sampai saat ini masih belum ada kata sepakat atau belum
ada penyelesaian di karenakan di antara kedua kelurahan saling mengklaim bahwa
itu adalah wilayah nya masing-masing walaupun di satu pihak kelurahan tengah
memilki bukti-bukti yang kuat seperti adanya dokumen-dokumen seperti surat
tanah sedangkan di pihak kelurahan ulu gedong tidak memiliki bukti-bukti seperti
dokumen-dokumen surat tanah. Namun terdapat faktor penghambat kurang
pahamnya masyarakat tentang sejarah batas wilayah dan pihak pemerintah kota
jambi tidak berani mengambil keputusan seperti salah satu kelurahan yang sudah
mempunyai bukti-bukti seperti dokumen-dokumen surat tanah di wilayah konflik.
Kata Kunci: Konflik, Batas Wilayah, Pelayangan, Danau Teluk
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 02:23 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 02:23 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4841 |
