Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

KOMPARASI INVESTASI CRYPTOCURRENCY PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA

BIN ROSLAN, AIMAN ALI (2023) KOMPARASI INVESTASI CRYPTOCURRENCY PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK

Nama : Aiman Ali bin Roslan
Nim : 104210041
Judul : Komparasi Investasi Cryptocurrency Perspektif Hukum Ekonomi

Syariah di Indonesia dan Malaysia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) komparasi investasi cryptocurrency
perspektif hukum ekonomi syariah di Indonesia. 2) untuk mengetahui komparasi
investasi cryptocurrency perspektif hukum ekonomi syariah di Malaysia. 3) Untuk
mengatahui perbedaan dan persamaan serta keunggulan dan kelemahan komparasi
investasi cryptocurrency perspektif hukum ekonomi syariah di Indonesia dan
Malaysia. Adapun hasil dari penelitian ini diketahui bahwasanya 1) Hukum
investasi cryptocurrency berdasarkan perspektif ekonomi syariah di Indonesia
maka diperbolehkan. Hal ini telah disepakat oleh para ulama melalui rapat Majelis
Uama Indonesia pada tahun 2021. Karna tidak terdapat unsur-unsur yang
bertentangan dengan prinsip dalam ekonomi syariah. Meskipun investasi
cryptocurrency diperbolehkan Namun beberapa ulama justru menganjurkan untuk
tidak melakukan investasi cryptocurrency karna hal tersebut mendekati unsur
ghahar dan dhahar serta tidak adanya perlindungan hukum atas suatu kerugian yang
tidak diinginkan. 2) Hukum investasi cryptocurrency berdasarkan perspektif
ekonomi syariah di Malaysia juga diperbolehkan karena tidak terdapat unsur-unsur
yang bertentangan dengan hukum islam yang berlaku. 3) Terdapat persamaan dan
perbedaan Cryptocurrency yang ada di Indonesia dan Malaysia yaitu dari segi
hukum penggunaan Cryptocurrency sebagai mata uang maka diharamkan.
Sedangkan sebagai media invstasi boleh-boleh saja namun tidak dianjurkan.
Kemudian kelebihan dan kekurangannya bahwasanya Cryptocurrency mempunyai
beberapa kelebihan yaitu berdifat digital, terdesentralisasi, profil yang menjanjikan
dan dienskripsi. Sedangkan kelemahannya yaitu bersifat spekulatif dan belum ada
pautan hukum yang jelas.
Kata Kunci :Investasi, Cryptocurrency, Hukum Ekonomi Syariah, Indonesia,
Malaysia.

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Munsia Andriani
Date Deposited: 05 Feb 2026 02:59
Last Modified: 05 Feb 2026 02:59
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4770

Actions (login required)

View Item
View Item