Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

KEDUDUKAN ALAT BUKTI TIDAK LANGSUNG (Circumtansial Evidence) BERUPA CCTV PADA PERKARA PIDANA PERSPEKTIF MAZHAB IMAM SYAFI’I

RUL AMIN, AKBAR (2024) KEDUDUKAN ALAT BUKTI TIDAK LANGSUNG (Circumtansial Evidence) BERUPA CCTV PADA PERKARA PIDANA PERSPEKTIF MAZHAB IMAM SYAFI’I. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK

Nama : Akbar Rul Amin
NIM :103190025
Judul : Kedudukan Alat Bukti Tidak Langsung (Circumtansial
Evidence) Berupa CCTV Pada Perkara Pidana Menurut Perspektif Mazhab
Imam Syafi’i
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tinjauan Mazhab fiqh tentang alat
bukti tidak langsung atau (circumstantial evidence) dalam perkara pidana. Metode
penelitian menggunakan teknik pengumpulan data pustaka (Library research).
Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder, sumber
data primer terdiri dari kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Sementara sumber
data sekunder bersumber dari buku-buku tentang alat bukti tidak langsung dan
jurnal yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Setelah data terkumpul
selanjutnya diolah dan menarik kesimpulan sehingga muncul temuan baru.
Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini membahas tentang kedudukan alat
bukti tidak langsung atau circumstantial evidence dalam perkara pidana, Kekuatan
alat bukti CCTV dalam hukum pidana di Indonesia dan KUHAP pasal 184 sudah
sesuai dengan dasar hukum acara pidana dan kedudukannya sebagai penguat dari
alat bukti lainnya dan dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah dengan dasar
hukum Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi
Elektronik jo Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Yang mendukung dan menguatkan pasal
184 KUHAP. Hal ini sebagai petunjuk dan penguat keyakinan dengan syarat
harus ada setidaknya dua alat bukti lainnya. Dalam hukum islam kekuatan alat
bukti CCTV ini disebut sebagai Qarinah. Qarinah dalam hukum islam disebut
sebagai petunjuk atau tanda-tanda yang bisa mengarahkan ke jalan kebenaran,
Hakim akan mendalami hal tersebut untuk memutuskan perkara.
Kata Kunci: Alat Bukti Tidak Langsung, circumtanstial evidance, Mazhab
Imam Syafi’i

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Munsia Andriani
Date Deposited: 02 Feb 2026 02:53
Last Modified: 02 Feb 2026 02:53
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4697

Actions (login required)

View Item
View Item