Inayatullah, Ilham (2026) Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Peredaran Obat Tradisional Yang Tidak Memenuhi Syarat (Studi Balai POM Jambi). Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Peredaran obat tradisional tanpa izin edar yang tidak memenuhi standar keamanan
masih banyak ditemukan di Kota Jambi. Fenomena ini menimbulkan dampak negatif
bagi masyarakat karena berpotensi membahayakan kesehatan dan melanggar prinsipprinsip kejujuran serta tanggung jawab dalam kegiatan ekonomi. Permasalahan utama
dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik peredaran obat tradisional yang tidak
memenuhi syarat di Kota Jambi, bagaimana bentuk perlindungan konsumen
berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,
serta bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap fenomena tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif,
serta didukung oleh data primer melalui observasi dan wawancara di Balai Pengawas
Obat dan Makanan (BPOM) Jambi, dan data sekunder berupa literatur hukum,
peraturan perundang-undangan, serta sumber ilmiah terkait. Analisis dilakukan secara
deskriptif dengan mengkaji kesesuaian praktik peredaran obat tradisional dengan
ketentuan hukum positif dan prinsip hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa di Kota Jambi masih terdapat pelaku usaha yang mengedarkan obat tradisional
tanpa izin edar dan tidak memenuhi standar keamanan sebagaimana diatur dalam
Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 dan Undang-Undang
Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999. Dalam perspektif Hukum Ekonomi
Syariah, praktik tersebut bertentangan dengan nilai-nilai amanah, keadilan, dan
perlindungan jiwa (hifz al-nafs) yang menjadi bagian dari maqashid al-syari’ah.
Perspektif Hukum Ekonomi Syariah, praktik tersebut termasuk dalam kategori tadlis
(penipuan) dan gharar (ketidak jelasan) yang dilarang, karena merugikan konsumen
dan mengancam keselamatan jiwa. BPOM Jambi berperan penting sebagai lembaga
yang menjalankan fungsi hisbah, yaitu pengawasan terhadap aktivitas ekonomi untuk
menjaga kemaslahatan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan pengawasan,
peningkatan kesadaran hukum, serta sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan
masyarakat menjadi langkah penting untuk mewujudkan perdagangan obat tradisional
yang aman dan sesuai dengan prinsip syariah."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mahdianto UIN Jambi |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 04:06 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 01:58 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4655 |
