Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

REINTERPRETASI GENCATAN SENJATA DALAM AL QUR’AN SURAT AT-TAUBAH AYAT 1-8 (KAJIAN TAFSIR AL-TAHRIR WA AL-TANWIR KARYA IBNU ‘ASYUR)

M DANIL, M DANIL (2024) REINTERPRETASI GENCATAN SENJATA DALAM AL QUR’AN SURAT AT-TAUBAH AYAT 1-8 (KAJIAN TAFSIR AL-TAHRIR WA AL-TANWIR KARYA IBNU ‘ASYUR). Masters thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK

Tesis Ini mengkaji tentang Reinterpretasi Gencatan Senjata Dalam Al-
Qur’an Surat At-taubah Ayat 1-8 (Kajian Tafsir al Tahrir wa al Tanwir

Karya Ibnu ‘Asyur).
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganilis kembali makna
gencatan senjata dengan menggunakan metode tahlili dalam kajian kitab
Tafsir Al Tahrir Wa Al Tanwir karya Ibnu 'Asyur terhadap surat At-Taubah
ayat 1-8. Permasalahan dalam penelitian ini muncul akibat invasi Israel
kepada Gaza di Palestina. Salah satu tujuan dari penelitian ini ialah untuk
mengetahui bagaimana Al-Quran memberikan solusi terkait isu-isu global.
Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan
sosio-historis dengan sifat penelitian kepustakaan (Library research) yang
menggunakan berbagai sumber kepustakaan sebagai sumber data
penelitian. Sumber data primer adalah kitab tafsir yaitu al tahrir wa al
tanwir karya Ibnu ̳Asyur, sedangkan sumber data sekunder dalam
penelitian ini adalah kitab tafsir, jurnal, buku, artikel, majalah, surat kabar,
atau sumber lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Tekhnik analis
data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode tahlili.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama. Tafsir al tahrir
wa al tanwir adalah salah satu kitab tafsir yang menggunakan metode
tahlili dalam menafsirkan al-Qur‘an. Metode tahlili berarti metode yang
menafsirkan al-Qur‘an dan berusaha menjelaskan al-Qur‘an dari berbagai

seginya sehingga tercapai pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh al-
Qur‘an. Kedua. tafsir karya Ibnu ̳Asyur al tahrir wa al tanwir ini termasuk

salah satu karya kitab tafsir modern yang menggunakan corak ̳ilmiy
(ilmiah) dan lughowiy (kebahasaan) dengan kecenderungan manhaj bil
ro‟yi.
Kesimpulan dari penafsiran Ibnu ̳Asyur mengenai gencatan senjata
dalam al-Qur‘an surat at-taubah ayat 1-8 cenderung menentang adanya
perjanjian damai atau gencatan sejata dalam menyelesaikan konflik
dengan orang kafir alasanya ialah karena besarnya jurang pemisah antara
agama kafir dan agama tauhid kecuali perjanjian yang telah dilakukan di
Masjidil Haram (Hudaybiyah) antara kaum kafir dan kaum muslimin.
Namun jika memang terpaksa harus membuat perjanjian damai atau
gencatan senjata dengan orang kafir dalam menyelesaikan konflik
(peperangan) maka mereka harus jujur dan harus menepati janji, jika
mereka tidak jujur dan tidak menepati janji maka gencatan senjata batal
dan umat islam boleh memutuskan hubungan secara sepihak seperti
yang dilakukan oleh Rasullah dahulu.
Kata Kunci: Reinterpretasi, Surat At-taubah, Gencatan Senjata, Ibnu
‘Asyur, Al Tahrir Wa Al Tanwir.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Pascasarjana > Magister Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Munsia Andriani
Date Deposited: 28 Jan 2026 04:03
Last Modified: 28 Jan 2026 04:03
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4642

Actions (login required)

View Item
View Item