Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

ANALISIS EFISIENSI BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) TBK PERIODE 2022–2024

saputra, andes (2024) ANALISIS EFISIENSI BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) TBK PERIODE 2022–2024. Masters thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
ANALISIS EFISIENSI BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) TBK PERIODE 2022–2024
Andes Saputra
802260121
Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Sektor perbankan syariah di Indonesia memegang peran strategis, namun masih menghadapi tantangan efisiensi dan pangsa pasar yang relatif rendah (hanya mencapai 4,8% per Desember 2022). Meskipun rasio keuangan tradisional (ROA, NPF, dan BOPO) BSI menunjukkan perbaikan stabil dan konsisten sepanjang 2022–2024 , indikator ini dianggap belum mampu mengidentifikasi sumber inefisiensi manajerial dan faktor eksternal secara detail. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran efisiensi yang lebih komprehensif untuk mengetahui kemampuan bank dalam mengoptimalkan sumber daya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk selama periode tahun 2022–2024, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi inefisiensi, dan mengetahui pengaruh variabel input dan output terhadap tingkat pertumbuhan bank.
Penelitian ini menggunakan metode non-parametrik Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengukur tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan skala, serta pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji pengaruh variabel terhadap tingkat pertumbuhan. Variabel yang digunakan, dalam pendekatan intermediasi, adalah:
•Variabel Masukan (Input): Dana Pihak Ketiga (DPK), Biaya Operasional, dan Aset Tetap.
•Variabel Keluaran (Output): Total Pembiayaan dan Pendapatan Operasional.
Tingkat efisiensi operasional BSI yang diukur dengan DEA menunjukkan tren perbaikan yang kuat dan stabil sepanjang periode pengamatan. BSI berhasil mencapai dan mempertahankan tingkat efisiensi teknis sempurna (100%) dalam delapan dari dua belas triwulan (mulai dari TW 2 2023 hingga TW 4 2024). Inefisiensi yang terjadi (terbesar 94,6% pada TW 1 2022) sepenuhnya disebabkan oleh inefisiensi skala (Increasing Returns to Scale - IRS), yang mengindikasikan bank beroperasi pada skala yang terlalu kecil dan perlu meningkatkan skala operasi. Secara statistik, hasil PLS menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh signifikan positif terhadap tingkat pertumbuhan BSI. Sebaliknya, variabel Total Aset berpengaruh signifikan negatif terhadap pertumbuhan karena adanya pembengkakan atau perhimpunan aset yang sangat tinggi. Secara keseluruhan, BSI telah mampu mengelola dan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan kinerja output secara maksimal.

Kata Kunci: Efisiensi, Bank Syariah, Data Envelopment Analysis (DEA), Dana Pihak Ketiga, Total Pembiayaan, Pertumbuhan Bank.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Pascasarjana > Magister Ekonomi Syariah
Depositing User: Anisa Resviarni
Date Deposited: 21 Jan 2026 02:42
Last Modified: 21 Jan 2026 02:42
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4615

Actions (login required)

View Item
View Item