HANISAH, HANISAH (2023) TRADISI PEMBACAAN ĀYĀTUL ḤIRZI SANTRI PUTRI (STUDI LIVING QUR’AN DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM Al-HAFIDZ KOTA JAMBI). Masters thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Pada saat ini telah berkembang kajian yang menekankan pada aspek
respon masyarakat terhadap kehadiran al-Qur’an yang kemudian disebut
sebagai Living Qur’an. Fenomena Living Qur’an merupakan bentuk respons
sosial suatu komunitas tertentu dalam menanggapi kehadiran al-Qur’an di
tengah-tengah masyarakat. pemahaman masyarakat muslim terhadap al-
Qur’an yang sangat variatif antara kelompok masyarakat tertentu dengan
kelompok masyarakat lainnya, seperti dalam kelompok organisasi
kemasyarakatan (ormas) atau kelompok-kelompok pengajian (jama’ah),
majlis-majlis tabligh dan halaqah tertentu. Dalam hal ini, peneliti tertarik untuk
mengkaji fenomena kelompok masyarakat dalam interaksinya dengan al-
Qur’an yaitu tradisi pembacaan Āyātul Ḥirzi. Tradisi ini terdapat di Pondok
Pesantren Darussalam Al-Hafidz.
Metode untuk melakukan penelitian Living Qur’an: pertama, Observasi
hal-hal yang perlu dilihat dan memperoleh perhatian adalah bagaimana
mereka melakukan prosesi aktivitas keagamaan mulai dari awal hingga akhir.
Baik itu menyangkut siapa saja pesertanya, bacaan apa yang dibaca, kapan
dilaksanakan, di mana dilaksanakan, siapa yang memimpin, bagaimana
sikap anggota jamaah dan bagaimana pengaruhnya dalam kehidupan sehari-
hari. Kedua, Wawancara merupakan pertemuan antar dua orang yang
bertukar informasi serta ide melalui tannya jawab sehingga dapat
dikontruksikan dalam suatu topik tertentu. Ketiga, dokumentasi adalah suatu
cara pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-
dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik.
Hasil penelitian tradisi pembacaan Āyātul Ḥirzi di Pondok Pesantren
Daarussalam Al-Hafidz dilaksanakan setiap hari pada saat setelah shalat
maghrib dan setelah shalat subuh. Pemahaman santri terhadap amalan
Āyātul Ḥirzi. Sebagaimana hasil wawancara pada beberapa santri yaitu
mengamalkan amalan Āyātul Ḥirzi memiliki fadhilah-fadhilah yang luar biasa
terkandung di dalamnya, dan meyakini bahwa Āyātul Ḥirzi ini sangat banyak
manfaatnya jika diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dampak dari tradisi
pembacaan Āyātul Ḥirzi yaitu dapat dirasakan apabila telah istiqomah
mengamalkannya, seperti hati menjadi tenang, dijauhkan dari marabahaya,
dan lain sebagainya.
Adapun kesimpulan penelitian ini setelah memahami dan mengetahui
dampak pembacaan Āyātul Ḥirzi, akhirnya mereka mempunyai harapan yang
direalisasikan dalam sebuah pengalaman spiritual tersendiri atas apa yang di
amalkan.
Kata kunci: Āyātul Ḥirzi, Living Qur’an, Pondok Pesantren Darussalam Al-
Hafidz
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 04:30 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 04:30 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4388 |
