Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) STUDI DI POLSEK GUNUNG KERINCI (Nomor : BP / 11 / XII / Res. 1.8 / 2024 / Reskrim)

NUGRAHA, KEVIN ALDAN (2025) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) STUDI DI POLSEK GUNUNG KERINCI (Nomor : BP / 11 / XII / Res. 1.8 / 2024 / Reskrim). Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

Abstrack

Tindak pidana pencurian merupakan upaya menggelapkan, mengambil, harta
milik orang lain tanpa sepengetahuan, seizing, dan tanpa hak kepemilikan dari
sipengambil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantang perlakuan dan
penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian yang merupakan
orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Polsek Gunung Kerinci, rumusan
masalah bagaimana perlakuan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencuria
yang di lakukan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menurut hukum
positif dan hukum islam, dan bagaimana penegakan hukum terhadap pelaku
tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa
(ODGJ) berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Metode
Penelitian yang di gunakan yaitu penelitian hukum empiris, dalam bahasa Inggris,
disebut empirical legal research, dalam bahasa Belanda disebut dengan istilah
empirisch juridisch onderzoek, dan menggunakan teknik pengumpulan seperti
observasi dan wawancara, penelitian berlokasi di Kabupaten Kerinci tepatnya di
kecamatan siulak deras, dalam proses penelitian pihak kepolisian menyampaikan
bahwasanya sulit untuk menindak lanjuti tindak pidana pencurian ini dikarenakan
pihak keluarga pelaku tidak dapat dihubungi agar membantu proses pembuatan
identitas pelaku supaya pelaku dapat melakukan pengecekan kesehatan jiwa di
rumah sakit jiwa terdekat, oleh karna itu upaya penegakan hukum menjadi
tertunda dikarenakan tidak adanya identitas dari pelaku yang harusnya mendapat
surat keterangan yang di butuhkan dari rumah sakit jiwa. Kesimpulanya yaitu
perlakuan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh
orang dengan gangguan jiwa ODGJ di polsek gunung kerinci sudah dilakukan
sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu KUHP, dan KUHAP, namun
terkendala oleh pihak keluarga pelaku yang tidak merespon atau memberi
tanggapan tentang identitas pelaku sehingga menjadi sebuah hambatan dan pada
dasarnya polsek gunung kerinci sudah berupaya dan sudah menjalankan tugas dan
kewajibanya dengan professional, proporsional dalam mengupayakan penegakan
hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh orang
dengan gangguan kejiwaan.
Kata Kunci : Perlakuan Hukum, Penegakan Hukum, ODGJ, Hukum Positif,
Hukum Islam

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Munsia Andriani
Date Deposited: 15 Dec 2025 07:23
Last Modified: 15 Dec 2025 07:23
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4287

Actions (login required)

View Item
View Item