BIN MUHAMAD, ABDULLAH FATEH (2024) KEWAJIBAN ISTERI MENUNAIKAN NAFKAH BATIN KEPADA SUAMI YANG DIJANGKITI HIV/AIDS MENURUT AKTA UNDANG-UNDANG KELUARGA ISLAM WILAYAH- WILAYAH PERSEKUTUAN (STUDI KASUS DI RUMAH DARUL UKHWAH, MALAYSIA). Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji kewajiban isteri dalam menunaikan nafkah batin kepada
suami yang dijangkiti HIV/AIDS menurut perspektif Undang-Undang Hukum
Keluarga Islam. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana
hukum Islam memandang dan mengatur kewajiban isteri dalam situasi di mana
suami menderita penyakit menular seksual yang berbahaya, khususnya HIV/AIDS.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis hukum normatif,
penelitian ini mengeksplorasi berbagai sumber hukum Islam, termasuk Al-Qur’an,
Hadis, dan pendapat para ulama, serta perundang-undangan terkait yang berlaku di
berbagai negara muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam,
perlindungan kesehatan dan keselamatan isteri merupakan prioritas utama. Oleh
karena itu, kewajiban menunaikan nafkah batin dapat dikecualikan atau ditunda
dalam kondisi yang membahayakan kesehatan isteri. Selain itu, penelitian ini juga
menyoroti pentingnya pendekatan yang holistik dan manusiawi dalam penanganan
isu ini, dengan mempertimbangkan hak-hak dan kewajiban kedua belah pihak
dalam ikatan pernikahan. Kesimpulan penelitian ini menawarkan panduan bagi
pasangan suami-isteri dan otoritas hukum Islam dalam menangani kasus serupa,
serta mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan dalam konteks
kesehatan dan hukum keluarga.
Kata kunci: kewajiban isteri, nafkah batin, HIV/AIDS, hukum keluarga Islam,
kesehatan isteri.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 07:22 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 07:22 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4139 |
