Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

PERILAKU PEDAGANG PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM DI PASAR TRADISIONAL RAKYAT RANTAU PANJANG KECAMATAN TABIR KABUPATEN MERANGIN JAMBI

ALFAJRI, FAUZAN (2024) PERILAKU PEDAGANG PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM DI PASAR TRADISIONAL RAKYAT RANTAU PANJANG KECAMATAN TABIR KABUPATEN MERANGIN JAMBI. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Pedagang Perspektif Etika Bisnis Islam di Pasar Tradisional Rakyat Rantau Panjang Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin Jambi, ditemukan bahwa sejumlah pedagang memanipulasi timbangan dan ketika terjadi proses tawar-menawar seringkali mereka tidak bersikap sopan dan memberikan respon yang kurang menyenangkan kepada pembeli. Contohnya, pelayanan dengan ekspresi wajah yang kurang ramah, bahkan ada kasus pedagang yang tidak mentaati aturan dengan melakukan transaksi jual beli di area badan jalan, yang akhirnya menyebabkan kemacetan, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris yang diambil dari perilaku manusia, yang diperoleh dari wawancara maupun melalui pengamatan langsung. Hasil penelitian menujukan bahwa Perilaku pedagang di Pasar Tradisional Rakyat Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, menerapkan prinsip etika bisnis Islam dengan memberikan takaran atau timbangan yang akurat agar terhindar dari dosa dan menjaga kepercayaan pelanggan, Pelayanan yang ramah dan memuaskan sangat penting bagi mereka untuk mempertahankan pelanggan dan meningkatkan penjualan. Selain itu, pedagang juga menjalin hubungan yang baik antar sesama, sering berkomunikasi dan berdiskusi mengenai harga pasar, serta bersaing secara sehat untuk mencari rezeki. Perspektif Etika Bisnis Islam Terhadap Perilaku Pedagang di Pasar Tradisional Rakyat Rantau Panjang Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin, menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis Islam dalam menjalankan usaha mereka. Mereka menekankan pentingnya menjalankan waktu shalat tepat waktu, bersedekah, dan menjadikan niat bekerja sebagai ibadah. Prinsip keseimbangan juga dijunjung tinggi dengan adil dalam timbangan atau takaran serta menjaga lingkungan sekitar tanpa menyembunyikan cacat. Para pedagang juga memberikan kebebasan kepada pedagang baru dan tidak memaksa pembeli untuk membeli barang tertentu. Mereka juga komitmen terhadap kualitas barang dagangannya, meskipun masih ada yang kurang bersikap ramah dan sopan kepada pembeli.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Nadia Rezky
Date Deposited: 16 Dec 2025 07:21
Last Modified: 16 Dec 2025 07:21
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3846

Actions (login required)

View Item
View Item