SAPUTRA, DEDE (2024) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRADISI KHITAN BAGI ANAK PEREMPUAN DI DESA SIMPANG PARIT KECAMATAN RENAH PEMBARAP KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI". Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat di Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin Provinsi Jambi terhadap khitan perempuan. Karena pada saat ini, masyarakat banyak yang salah persepsi dalam pemahaman tentang tujuan khitan perempuan dalam syariat Islam. Dalam hukum Islam telah dijelaskan hukum mengkhitankan anak perempuan dan bagaimana tata cara yang sesuai dengan syariat. Namun disamping itu banyak juga masalah yang timbul ditengah masyarakat tentang praktik khitan perempuan yang menuai kontroversi. Dalam skripsi ini juga dijelaskan mengenai kebijakan pemerintah dalam menyikapi masalah khitan perempuan yang dituangkan dalam Permenkes Nomor 1636 Tahun 2010 dan Keputusan MUI Nomor 9A tentang Hukum Pelarangan Khitan Perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan menggunakan metode quesioner dan wawancara sebanyak 15 responden, dalam hal ini yang dijadikan objek penelitian ini merupakan para masyarakat di Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, tokoh agama dan ahli medis terkait dengan permasalahan yang diteliti. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengisisan angket quesioner kepada warga, ahli agama dan ahli medis mengenai khitan perempuan yang berkaitan dengan pandangan responden terhadap hukum, tata cara, tujuan, manfaat dari khitan perempuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat terhadap khitan perempuan yaitu untuk menjalankan syariat Islam dan sunnah Rasul yang sudah menjadi tradisi di tengah masyarakat Pasir Buah, meski mereka banyak yang salah persepsi terhadap hukum mengkhitankan anak perempuan yang sesuai dengan syariat Islam. Namun mereka tetap melakukannya karena anggapan untuk mengislamkan si anak. Dan sudah menjadi tradisi di masyarakat yang susah untuk dihapuskan meski banyak kontrovesi yang timbul di dalam maupun luar negeri.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Nadia Rezky |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 01:23 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 01:23 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3823 |
