Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGELOMPOKAN PEMAKAMAN ANTAR SUKU DI NAGARI SITIUNG 1 KABUPATEN DHARMASRAYA PROVINSI SUMATRA BARAT

KENDISA, KENDISA (2024) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGELOMPOKAN PEMAKAMAN ANTAR SUKU DI NAGARI SITIUNG 1 KABUPATEN DHARMASRAYA PROVINSI SUMATRA BARAT. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

Skripsi ini membahas Tinjaun Hukum Islam Terhadap Pengelompokan Pemakaman Antar Suku di Nagari Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatra Barat dengan tujuan Untuk Mengetahui tinjauan hukum islam terhadap pengelompokan pemakaman antar suku di Nagari Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Untuk mengetahui pandangan ulama terhadap pengelompokan pemakaman antar suku Nagari Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Selain itu juga bertujuan Untuk mengetahui Faktor penyebab masyarakat Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat mempercayai pemakaman antar suku. Skripsi ini mengunakan metode Pendekatan yuridis empiris dan jenis penelitian Kualitatif. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang di lakukan di peroleh hasil dan kesimpulan: Pertama, Dalam islam hukum terkait pengelompokan pemakaman antar suku atau etnis tidak ada ketentuan yang spesifik. Islam mengajarkan bahwa semua umat manusia adalah saudara dan bahwa perbedaan etnis atau suku bukanlah dasar untuk membedakan perlakuan di dunia ini termasuk dalam hal pemakaman. atas dalam konteks minangkabau yang miliki budaya dan adat yang khas prosesi pemakaman umum di atur sesuai dengan tradisi setempat. Namun prinsip- prinsip islam tetap menjadi pedoman utama dalam melaksanakan prosesi tersebut termasuk hal pengelompokan pemakaman antar suku ini. Kedua, Pandangan Ulama terhadap Pengelompokan Pemakaman Antar Suku di Nagari Sitiung 1 bahwa Tidak ada fatwa yang spesifik dari ulama tentang pengelompokan pemakaman antar suku di minangkabau khususnya di nagari sitiung 1 ini. Namun secara umum ulama cenderung menekankan pada nilai-nilai persatuan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap umat islam dalam konteks pemakaman. Selagi itu tidak menimbulkan hal-hal negatif bahkan selagi itu bukan di pemakaman umum jadi tidak menganggu masyarakat yang lainnya. Dan Ketiga, Pengelompokan pemakaman antar suku di Minangkabau merupakan fenomena budaya yang kompleks dengan berbagai faktor pendorong yang mendasarinya. Faktor-faktor tersebut terdapat dari beberapa bagian yaitu: Pertama, Faktor adat dan budaya Kedua, Faktor praktis. Ketiga, Faktor Psikologis.
"

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Nadia Rezky
Date Deposited: 22 Dec 2025 01:03
Last Modified: 22 Dec 2025 01:03
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3763

Actions (login required)

View Item
View Item