HABILLAH, NOVIKA (2025) PERAN KOMUNITAS JAMBI FUN BOOK DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PADA GENERASI Z DI KOTA JAMBI. Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Novika Habillah, 2025. Peran Komunitas Jambi Fun Book dalam Meningkatkan
Minat Baca Pada Generasi Z di Kota Jambi. Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas
Adab dan Humaniora. Pembimbing Athiatul Haqqi, S.Ag,. S.IPI,. M.I.Kom.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca di kalangan Generasi Z,
yang cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial daripada
membaca buku. Untuk mengatasi permasalahan ini, hadir Komunitas Jambi Fun
Book sebagai salah satu gerakan literasi yang mengusung konsep membaca dengan
cara yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan teori peran dari Soekanto yang
menjelaskan bahwa peran sosial meliputi perilaku yang diharapkan dari seseorang
atau sekelompok orang yang memiliki status tertentu dalam masyarakat. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam,
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan
Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana peran Komunitas Jambi
Fun Book dalam meningkatkan minat baca Generasi Z di Kota Jambi 2) Apa saja
kendala yang dihadapi Komunitas Jambi Fun Book dalam meningkatkan minat baca
Generasi Z 3) Bagaimana upaya yang dilakukan Komunitas Jambi Fun Book untuk
mengatasi kendala tersebut Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Peran
Komunitas Jambi Fun Book meliputi: (a) sebagai ruang literasi alternatif yang
menciptakan suasana membaca yang menyenangkan (b) sebagai agen perubahan
sosial melalui program lapak baca, diskusi buku, dan kegiatan ―dibacakan buku‖ (c)
sebagai fasilitator kolaborasi dengan berbagai pihak dan (d) sebagai motivator
generasi muda agar menjadikan membaca bagian dari gaya hidup 2. Kendala yang
dihadapi komunitas sebagian besar berasal dari faktor eksternal, yaitu rendahnya
minat baca Generasi Z yang masih memandang membaca sebagai aktivitas
membosankan 3. Upaya yang dilakukan komunitas antara lain memanfaatkan media
sosial (Instagram, TikTok) untuk menarik minat Generasi Z, membuat kegiatan yang
kreatif dan interaktif .
kata kunci: peran komunitas, minat baca, komunitas literasi, generasi Z
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Ilmu Perpustakaan |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 03 Dec 2025 06:13 |
| Last Modified: | 03 Dec 2025 06:13 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3589 |
