Ulmi, Dinda Kharisma (2023) PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI MADRSAHA TSANAWIYAH NEGERI 6 KOTA JAMBI. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Sifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Kota Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala madrasah, guru pembina, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles and Hube"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Kota Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala madrasah, guru pembina, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles and Huberman yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Temuan yang didapat di lokasi penelitian adalah bentuk nilai-nilai yang didapat dari siswa yang mengikuti ekstrakurikuler, salah satu contohnya nilai ketuhanan yaitu dengan ikut beribadah sholat dzuhur berjamaah. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Setiap kegiatan ekstrakurikuler itu pastinya memiliki perencanaan, dengan izin yang didapat dari kepala madrasah barulah suatu kegiatan itu bisa dilaksankan. Hal itu tidak terlepas dari upaya pembina bekerjasama dengan pelatih juga agar proses kegiatan dalam ekstrakurikuler dapat berjalan lancar. Pelaksanaan pendidikan karakter religius di madrasah ini biasanya dilakukan kegiatan yasinan dan tahlil, dimana pemimpin nya yaitu siswa dengan tujuan agar siswa lebih berani tampil didepan publik, lalu nilai yang terdapat dalam kegiatan ekstrakurikuler kebanyakan tentang keagamaan. Kendala besar yang dihadapi ialah banyak siswa merasa ekstrakurikuler itu tidak penting, lalu rasa malas yang timbul sehingga mereka tidak latihan akhirnya malah ketinggalan pelajaran yang ada di ekstrakurikuler. Maka dari itu disarankan bagi madrasah sebagai pemegang kendali utama untuk lebih memberikan dukungan kepada berbagai ekstrakurikuler yang ada di madrasah, contohnya dengan memberikan dana agar kegiatan-kegiatan di masing-masing ekstrakurikuler tercapai, dengan dana yang ada setiap ekstrakurikuler dapat mengelola nya sebaik mungkin. Dan bagi pembina ekstrakurikuler disarankan untuk menyesuaikan waktu latihan dengan jam pulang sekolah, sehingga siswa tidak menunggu lama agar tidak ada lagi rasa malas. Kata Kunci: Pendidikan, Karakter Religius, Ekstakurikuler, Madrasah Tsanawiyah" man yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Temuan yang didapat di lokasi penelitian adalah bentuk nilai-nilai yang didapat dari siswa yang mengikuti ekstrakurikuler, salah satu contohnya nilai ketuhanan yaitu dengan ikut beribadah sholat dzuhur berjamaah. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Setiap kegiatan ekstrakurikuler itu pastinya memiliki perencanaan, dengan izin yang didapat dari kepala madrasah barulah suatu kegiatan itu bisa dilaksankan. Hal itu tidak terlepas dari upaya pembina bekerjasama dengan pelatih juga agar proses kegiatan dalam ekstrakurikuler dapat berjalan lancar. Pelaksanaan pendidikan karakter religius di madrasah ini biasanya dilakukan kegiatan yasinan dan tahlil, dimana pemimpin nya yaitu siswa dengan tujuan agar siswa lebih berani tampil didepan publik, lalu nilai yang terdapat dalam kegiatan ekstrakurikuler kebanyakan tentang keagamaan. Kendala besar yang dihadapi ialah banyak siswa merasa ekstrakurikuler itu tidak penting, lalu rasa malas yang timbul sehingga mereka tidak latihan akhirnya malah ketinggalan pelajaran yang ada di ekstrakurikuler. Maka dari itu disarankan bagi madrasah sebagai pemegang kendali utama untuk lebih memberikan dukungan kepada berbagai ekstrakurikuler yang ada di madrasah, contohnya dengan memberikan dana agar kegiatan-kegiatan di masing-masing ekstrakurikuler tercapai, dengan dana yang ada setiap ekstrakurikuler dapat mengelola nya sebaik mungkin. Dan bagi pembina ekstrakurikuler disarankan untuk menyesuaikan waktu latihan dengan jam pulang sekolah, sehingga siswa tidak menunggu lama agar tidak ada lagi rasa malas.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Nadia Rezky |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 07:23 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 07:23 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3442 |
