Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

EFEKTIVITAS PENETAPAN SANKSI ADAT TINDAK PIDANA ZINA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI KECAMATAN MUARA TABIR KABUPATEN TEBO

Safinatunnajah, Safinatunnajah (2023) EFEKTIVITAS PENETAPAN SANKSI ADAT TINDAK PIDANA ZINA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI KECAMATAN MUARA TABIR KABUPATEN TEBO. Masters thesis, UIN Sulthan Thaha Sifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ke efektipan penetapan sanksi zina di kecamatan muara tabir dimana dalam menetapan sanksinya sangat belum efektif mengatasi masalah perzinahan. Pergeseran nilai kesusilaan dalam masyarakat tertentu telah terjadi, yang dapat dilihat dari perilaku sebagian pelaku zina yang semakin berani dan tidak tercermin rasa bersalah. Padahal di Kecamatan Muara Tabir ini semua masyarakatnya mayoritasnya beragama Islam yang mana agama Islam merupakan agama yang sangat tegas dan keras melarang perbuatan zina. Perbuatan zina yang dilakukan oleh orang-orang dewasa, suka sama suka, sama-sama sukarela, dengan sengaja dan sadar melakukannya. Permasalahan yang terjadi disini yaitu kurangnya pertegasan sanksi terhadap pelaku zina oleh penegak hukum dan masyarakat disana kurang peduli antara satu dengan yang lain sehingga banyak terjadi perzinahan di kecamatan muara tabir. Metode penulisan yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode pendekatan secara yuridis normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan belum efektipnya sanksi adat yang di tetapkan di masyarakat Kecamatan Muara Tabir. Temuan penelitian disini ditemukan banyak faktor terjadinya perzinahan diantaranya yaitu kurangnya pengawasan orang tua, suka sama suka, dan juga faktor penegak hukum itu sendiri. Dalam meninjau Tindak pidana zina menurut hukum pidana Islam terbagi menjadi dua, yaitu zina yang dilakukan oleh pelaku yang sudah menikah (zina muhshan) dan zina yang dilakukan oleh pelaku yang belum menikah (zina ghairu muhshan). Untuk zina ghairu muhsan diberlakukan hukuman atau sanksi dalam bentuk dera atau cambuk sebanyak seratus kali dan pengasingan bagi pelaku zina. Untuk zina muhshan, pelakunya diberlakukan hukuman rajam.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Syariah
Depositing User: Nadia Rezky
Date Deposited: 19 Nov 2025 01:10
Last Modified: 19 Nov 2025 01:10
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3424

Actions (login required)

View Item
View Item