Satira, Ulfa (2024) OPTIMALISASI PENGAJARAN METODE SOROGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SANTRI MEMBACA KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN AL-AWWABIEN TANJUNG PASIR KOTA JAMBI. Masters thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
Metode sorogan menggambarkan interaksi langsung antara santri dan para pengajar, di mana santri membahas kitab yang sama secara bergantian dan mendapatkan penjelasan langsung jika ada kesalahan atau kurang pemahaman. Tujuan utamanya adalah mempertahankan metode salaf dengan memastikan bahwa pembelajaran kitab kuning tetap berlangsung dalam suasana interaktif yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan metode sorogan, menganalisis peran guru kyai, ustad, dan ustazah dalam mengoptimalkan metode sorogan, dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran kitab kuning. Serta mengananalis upaya yang dilakukan untuk memperkuat faktor pendukung dan mengatasi penghambat pada pengajaran metode soragan dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning santri di pondok pesantren Al-Awwabien Tanjung Pasir Kota Jambi.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, dan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Al-Awwabien Tanjung Pasir Kota Jambi. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru kyai, ustadz/ustadzh sedangkan yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Al-Awwabien Tanjung Pasir Kota Jambi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan memungkinkan santri untuk belajar secara mandiri berdasarkan kemampuan individu mereka, memungkinkan pengawasan dan bimbingan langsung dari para ustadz/ustazah, serta membantu dalam menjaga praktik membaca kitab kuning dari generasi ke generasi. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya tenaga pengajar, waktu yang dibutuhkan yang cukup panjang, kebosanan santri, keterlambatan santri, dan kesulitan dalam membaca kitab kuning. Untuk mengatasi kendala ini, langkah-langkah telah diambil, termasuk meningkatkan variasi dalam pembelajaran, dan memberikan dorongan kepada santri/memotivasi, adanya sanksi bagi santri yang terlambat dan penambahan tenaga pengajar kitab kuning. Upaya-upaya ini bertujuan untuk memperkuat faktor pendukung metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan santri dalam membaca kitab kuning dan menjaga tradisi pembelajaran ini di pondok pesantren. Penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan metode sorogan dalam konteks pendidikan pesantren di masa depan.
Temuan utama penelitian ini adalah meskipun metode sorogan berhasil dalam banyak aspek, tantangan seperti kurangnya tenaga pengajar, waktu yang dibutuhkan yang panjang, dan potensi kebosanan santri masih relevan. Upaya perbaikan seperti peningkatan variasi pembelajaran, motivasi santri, dan penerapan sanksi serta penambahan tenaga pengajar telah diidentifikasi sebagai solusi potensial. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pandangan mendalam tentang metode sorogan dalam konteks pendidikan pesantren dan upaya untuk mengatasi kendala yang muncul.
Kata Kunci :Metode sorogan, Kemampuan, Membaca, danKitab Kuning
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Murjoko Murjoko |
| Date Deposited: | 17 Oct 2025 03:44 |
| Last Modified: | 17 Oct 2025 03:44 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3367 |
