Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Kontekstualisasi hadis kepemimpinan perempuan perspektif qira’ah mubadalah

Izat, Muhammad (2025) Kontekstualisasi hadis kepemimpinan perempuan perspektif qira’ah mubadalah. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa pandangan ulama’ mengenai
larangan perempuan menjadi seorang pemimpin, citra perempuan juga sering
dijadikan alasan untuk tidak leluasanya berperan bebas sebagaimana laki-laki.
Adapaun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pandangan Qira’ah
Mubadalah atas hadis tentang larangan perempuan itu menjadi seorang pemimpin.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian
kepustakaan (liberary research). Proses ini melibatkan pengumpulan data dan
literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lainnya yang
terkait dengan tema penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dan
diintegrasikan ke dalam penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini, bahwa m ubadalah merupakan pendekatan yang
menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai subjek yang sama dalam teks-teks
Islam serta menjadikan keduanya sebagai mitra dalam kerjasama dalam kehidupan.
Kepemimpinan bukanlah konsep domain yang eksklusif untuk laki-laki, melainkan
sebuah ruang terbuka bagi siapa pun yang memiliki kapasitas, integritas, dan
komitmen untuk memimpin, tanpa memandang jenis kelamin. Sedangkan, konsep
domestik dan publik yang selama ini mengatur peran laki-laki dan perempuan di
ruang publik merupakan hasil dari konstruksi sosial dan bias gender. Adapun cara
pandang penerapan metode Q ira’ah M ubadalah ialah: Pertama, cara pandang
(minzhar) yang memanusiakan manusia. Kedua, cara membaca (qira’ah) teks-teks
rujukan dengan menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai subjek dan manusia
utuh. Ketiga, cara pengelompokkan atau dalam istilah bahasa Arab (qa’idah)
pengalaman, kesalingan, atau kerja sama antara laki-laki dan perempuan. Penulis
merekomendasikan untuk pemerintah sekarang, bahwa seorang pemimpin tidak
hanya di lihat dari gendernya, seorang Perempuan juga bisa menjadi pemimpin,
selagi bisa bersikap adil, komitmen dan dapat bertanggung jawab atas tugasnya."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Hadis
Depositing User: Mahdianto UIN Jambi
Date Deposited: 09 Oct 2025 07:05
Last Modified: 09 Oct 2025 07:05
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/3335

Actions (login required)

View Item
View Item