Khoironis Baiti (2026) Fenomena Playing Victim Dalam Perspektif Tafsir Maqasidi:Telaah Q.S Al-Nisa [4]: 112 dan Q.S Al-Baqarah [2]: 11-12. Other thesis, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Fenomena playing victim muncul sebagai bentuk manipulasi ketika
seseorang menampilkan diri sebagai pihak yang teraniaya untuk menutupi
kesalahan atau mengalihkan tanggung jawab. Dalam perspektif Islam, tindakan
ini dikategorikan sebagai perbuatan yang tidak jujur dan berpotensi menimbulkan
kerusakan moral dalam kehidupan sosial. Berangkat dari relevansi persoalan
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji playing victim melalui analisis
terhadap Q.S. Al-Nisā’ [4]:112 dan Q.S. Al-Baqarah [2]:11–12 dengan
menggunakan pendekatan tafsir maqāṣidī guna mengungkap pesan moral dan
tujuan syariat yang berkenaan dengan perilaku tersebut.
Dalam skripsi ini, peneliti menggunakan jenis penelitian studi
kepustakaan (library research), dimana peneliti menghimpun data dengan
menelaah jurnal, buku, serta karya ilmiah yang memiliki keterkaitan erat dengan
objek kajian. Teknik pengolahan data menggunakan pendekatan analisis isi
(content analysis) dengan memadukan kerangka tafsir maqāṣidī untuk menelaah
ayat-ayat yang dikaji serta menginterpretasikan makna yang terkandung di
dalamnya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa fenomena playing victim dalam
perspektif al-Qur‟an merupakan bentuk penyimpangan moral sebagaimana
ditegaskan dalam Q.S. Al-Nisā‟ [4]:112 dan Q.S. Al-Baqarah [2]:11–12, yang
menggambarkan perilaku manipulatif berupa menutupi kesalahan dengan
menyalahkan pihak lain atau mengklaim berbuat kebaikan padahal tindakannya
justru menimbulkan kerusakan. Melalui analisis tafsir maqāṣidī, perilaku playing
victim dipahami bertentangan dengan tujuan-tujuan syariat, baik pada aspek ḥifẓ
al-dīn, ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-‘aql, ḥifẓ al-nasl, ḥifẓ al-māl, ḥifẓ al-bī’ah, maupun ḥifẓ
al-daulah, karena merusak nilai kejujuran, mengganggu integritas diri,
melemahkan fungsi akal sehat, serta mencederai keharmonisan sosial. Dengan
demikian, playing victim dipandang sebagai perilaku menyimpang yang tidak
sejalan dengan nilai-nilai kemaslahatan yang menjadi tujuan utama maqāṣid al-
syarī‘ah. Penulis merekomendasikan kepada umat Islam agar menumbuhkan
sikap jujur, bertanggung jawab, dan menjahui perilaku manipulatif seperti
playing victim, sehingga nilai-nilai keadilan dan kemaslahatan sosial
sebagaimana diajarkan al-Qur’an dapat terwujud dalam kehidupan
bermasyarakat. Selain itu, penulis juga merekomendasikan kepada peneliti
selanjutnya untuk mengembangkan kajian ini dengan memperluas objek ayat
maupun menggunakan pendekatan tafsir yang berbeda, sehingga diperoleh
pemahaman yang lebih luas dan komprehensif."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Al quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 07:13 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 07:13 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/8539 |
