Januar Ilham (2025) Al alaqot baina Al jindir Fii film wadjda Haifa Al mansuor. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Januar Ilham 2025, Relasi Gender dalam Film Wadjda (2012) karya Haifaa alMansour
Penelitian ini mengkaji relasi gender dalam film Wadjda (2012) karya Haifaa alMansour, yang merupakan film pertama yang sepenuhnya diproduksi di Arab Saudi
sekaligus disutradarai oleh seorang perempuan. Film ini menyoroti perjuangan
seorang anak perempuan bernama Wadjda yang bercita-cita memiliki sepeda hijau,
simbol kebebasan yang dianggap tabu bagi perempuan dalam budaya patriarkal.
Melalui kisah sederhana tersebut, Wadjda menyingkap ketimpangan gender, bias
patriarki, dan keterbatasan peran perempuan dalam ruang domestik maupun publik.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi karakteristik tokoh utama
Wadjda; serta (2) menganalisis bentuk-bentuk hubungan gender antara laki-laki dan
perempuan dalam film. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan
pendekatan analisis isi. Data primer berupa dialog dan gambar dalam film,
sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu.
Analisis dilakukan melalui metode analisis isi, kemudian ditafsirkan menggunakan
perspektif teori gender dan relasi gender.Hasil penelitian menunjukkan bahwa
tokoh Wadjda digambarkan sebagai sosok yang berani, mandiri, gigih, kreatif,
optimis, sekaligus melakukan perlawanan halus terhadap norma patriarkal. Relasi
gender dalam film memperlihatkan adanya ketimpangan dalam hubungan Wadjda
dengan ayah, ibu, dan gurunya yang merepresentasikan struktur patriarki. Namun
demikian, film ini juga menampilkan bentuk kesetaraan gender melalui hubungan
Wadjda dengan sahabat laki-lakinya Abdullah, dukungan ibunya, serta solidaritas
anta rperempuan dalam menghadapi diskriminasi. Sepeda yang menjadi simbol
utama mencerminkan aspirasi kebebasan, otonomi, dan kesetaraan yang
diperjuangkan perempuan di tengah sistem sosial yang konservatif. Secara
keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa film Wadjda bukan hanya karya
sinema, tetapi juga medium kritik sosial yang menghadirkan refleksi mendalam
mengenai bias gender dan perjuangan perempuan di Arab Saudi. Temuan ini
diharapkan memberi kontribusi pada kajian gender, studi film, serta pemahaman
lintas budaya mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam masyarakat.
Kata kunci: Wadjda, relasi gender, patriarki, feminisme, kesetaraan gender."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 03:42 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 03:42 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/8467 |
