Himatul Alliyah (2025) Sanksi Adat bagi Pelaku Zina Ghairu Muhson di Desa Sungai Jernih Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo Ditinjau dari Hukum Islam. Other thesis, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Penelitian ini membahas penerapan sanksi adat bagi pelaku zina ghairu muhson di Desa Sungai Jernih Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo serta kesesuaiannya dengan hukum Islam. Zina dipandang sebagai perbuatan yang tidak hanya melanggar norma agama, tetapi juga mencoreng kehormatan keluarga dan mengganggu ketertiban sosial masyarakat, sehingga penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme hukum adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak keluarga, serta didukung oleh dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi adat diterapkan melalui musyawarah adat dengan berlandaskan Undang-Undang Nan Delapan dan falsafah adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah. Bentuk sanksi adat meliputi kewajiban menikah melalui undian adat, pembayaran uang denda pernikahan (cuci kampung), penyerahan material batu kerikil, serta sanksi moral. Penerapan sanksi adat bertujuan memulihkan kehormatan, mencegah konflik sosial, dan menjaga keharmonisan masyarakat. Ditinjau dari hukum Islam, sanksi adat tersebut tidak bertentangan dengan syariat karena dipahami sebagai bentuk ta’zir berbasis adat yang sejalan dengan prinsip maslahah mursalah dalam menjaga kehormatan, keturunan, dan ketertiban sosial."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 01:34 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 01:34 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/8434 |
