Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

ANALISIS HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP HUKUMAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG DILAKUKAN OLEH IBU TIRI TERHADAP ANAK TIRI (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAMBI NO. 308/PID.SUS/2023/PN JMB)

ASEP BARHIA (2025) ANALISIS HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP HUKUMAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG DILAKUKAN OLEH IBU TIRI TERHADAP ANAK TIRI (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAMBI NO. 308/PID.SUS/2023/PN JMB). Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Tindak pidana kekerasan terhadap anak merupakan persoalan serius yang mendapat perhatian luas, baik dalam hukum positif Indonesia maupun hukum pidana Islam. Salah satu kasus yang menyoroti isu ini adalah Putusan Pengadilan Negeri Jambi Nomor 308/Pid.Sus/2023/PN Jmb, di mana terdakwa Shella Jesyca als. Jeje Binti Junaidi, seorang ibu tiri, terbukti melakukan kekerasan fisik terhadap anak tirinya hingga menimbulkan luka memar pada tubuh dan trauma psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sanksi pidana yang dijatuhkan hakim dalam perspektif hukum pidana Islam, serta menguraikan faktor-faktor yang memengaruhi penjatuhan pidana dalam kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan sumber data primer berupa putusan pengadilan dan data sekunder berupa literatur, buku, jurnal, serta peraturan perundang-undangan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui kajian terhadap pertimbangan hakim dan kesesuaiannya dengan prinsip hukum pidana Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim menjatuhkan pidana penjara selama delapan bulan dengan dasar Pasal 44 ayat (1) jo Pasal 5 huruf a Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Pertimbangan hakim meliputi bukti visum, keterangan saksi, asesmen psikologis, serta keadaan yang memberatkan seperti trauma anak korban, dan keadaan yang meringankan yaitu terdakwa memiliki anak kecil. Dalam hukum pidana Islam, tindakan ini dikategorikan sebagai jarimah ta’zir, yaitu pelanggaran yang hukumannya ditentukan berdasarkan kemaslahatan. Kekerasan ibu tiri terhadap anak tiri bertentangan dengan maqashid al-syari’ah, khususnya hifz al-nafs (perlindungan jiwa) dan hifz al-nasl (perlindungan keturunan), serta melanggar prinsip kasih sayang dalam keluarga.Kesimpulannya, sanksi pidana yang dijatuhkan hakim tidak hanya sesuai dengan hukum positif, tetapi juga sejalan dengan prinsip-prinsip hukum pidana Islam yang menekankan keadilan, perlindungan anak, dan kemaslahatan.

Kata Kunci: Kekerasan terhadap anak, ibu tiri, hukum positif, hukum pidana Islam, ta’zir."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 28 Sep 2026 03:37
Last Modified: 28 Sep 2026 03:37
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/8229

Actions (login required)

View Item
View Item