Ratna dewi, Ratna dewi (2025) Analisis Yuridis Tindak Pidana Penganiayaan Studi Putusan Nomor 382/Pid.B/2024 PN JMB. Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
"ABSTRAK
Skripsi ini berjudul “Analisis Yuridis Tindak Pidana Penganiayaan: Putusan Nomor 382/Pid.B/2024/PN Jambi”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin maraknya kasus penganiayaan di Indonesia yang tidak hanya menimbulkan kerugian fisik maupun psikis bagi korban, tetapi juga berdampak pada rasa aman masyarakat serta menimbulkan persoalan dalam penegakan hukum pidana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kronologi perkara, menelaah dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan, serta menilai kesesuaian putusan dengan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Fokus penelitian juga diarahkan pada analisis perbedaan antara tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut 2 tahun 6 bulan penjara dengan amar putusan hakim yang hanya menjatuhkan pidana 1 tahun 9 bulan.Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, melalui kajian peraturan hukum positif, khususnya Pasal 351 ayat (1) KUHP, literatur hukum pidana, teori keadilan dan pemidanaan, serta dokumen resmi berupa berkas perkara, tuntutan, pledoi, dan putusan pengadilan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menghubungkan fakta persidangan dengan teori hukum yang relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tidak hanya mempertimbangkan aspek yuridis, tetapi juga faktor non-yuridis, seperti penyesalan terdakwa, kondisi sosial, dan adanya upaya perdamaian yang meskipun tidak tercapai tetap menjadi bahan pertimbangan. Hal ini menunjukkan penggunaan diskresi hakim untuk menyeimbangkan kepastian hukum, rasa keadilan, dan kemanfaatan hukum. Namun demikian, putusan yang lebih ringan dibanding tuntutan jaksa menimbulkan kritik, karena dinilai belum sepenuhnya mencerminkan keadilan substansial bagi korban.Kesimpulannya, putusan hakim dalam perkara ini telah memenuhi kepastian hukum karena terdakwa terbukti bersalah dan dijatuhi pidana, tetapi masih menyisakan dilema dari segi keadilan substansial, mengingat pidana yang dijatuhkan lebih rendah dari tuntutan jaksa dan berpotensi melemahkan tujuan pemidanaan.
"
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 06:14 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 06:14 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/8056 |
