UMMIL FADHLIYAH SORAYA (2025) IMPLIKASI HUKUM PEMBAGIAN HARTA WARISAN TERHADAP KEADILAN DAN KEPASTIAN HUKUM PADA PERNIKAHAN SIRI DI INDONESIA DAN MALAYSIA. Other thesis, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"IMPLIKASI HUKUM PEMBAGIAN HARTA WARISAN TERHADAP KEADILAN DAN KEPASTIAN HUKUM PADA PERNIKAHAN SIRI DI INDONESIA DAN MALAYSIA
ABSTRAK
Penelitian ini beranjak dari permasalahan pengaturan pembagian harta warisan dari hasil nikah Siri yang semakin marak di Indonesia yang menimbulkan ketidakadilan, ketidakpastian hukum dengan hak hidup Masyarakat Indonesia. Rumusan Masalah yaitu Bagaimana Pengaturan Pembagian Harta Warisan Terhadap Keadilan dan Kepastian Hukum Pada Pernikahan Siri di Indonesia dan Malaysia; Bagaimana Implikasi Hukum Pembagian Harta Warisan Pada Pernikahan Siri di Indonesia dan Malaysia. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis, menemukan, dan mengkritisi Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 yang sudah seharusnya dilakukan pembaharuan hukum, harmonisasi, sinkronisasi yang dilandaskan pada nilai-nilai Pancasila, agama kepercayaan masing-masing. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan yang didukung dengan pendekatan filosofi, konsep dan perbandingan hukum dengan negara Malaysia. Hasil Penelitian tesis ini adalah di Indonesia dan Malaysia, nikah Siri itu sah di hukum Islam namun di negara tidak diakui. Waris dari hasil nikah Siri tidak mendapatkan perlindungan hukum oleh anak, dan istri. Namun, di Malaysia, praktek nikah Siri dianjurkan untuk mendaftarkan pencatatan pernikahan di Pengadilan Syariah bersifat wajib. Jika tidak didaftarkan maka warga negaranya mendapatkan hukuman berupa sanksi pidana penjara. Dan perlindungan hukum untuk anak dan isteri diperoleh. Jadi, sebaiknya di Indonesia mengikuti Peraturan yang di Malaysia agar meminimalisirkan konflik pernikahan Siri yang marak terjadi agar waris anak dan istri mendapatkan keadilan, kepastian hukum dan perlindungan hukum. Dan sebaiknya Pemerintah merevisi Undang-Undang Perkawinan di Indonesia dengan menambahkan dengan mencantumkan norma ancaman sanksi pidana penjara bagi yang melakukan pernikahan Siri yang tidak dicatatkan di Kantor Urusan Agama agar terciptanya keadilan, kepastian hukum pada Ius Constituendum (masa yang akan datang).
Kata kunci : Implikasi Hukum, Harta, Waris, Pernikahan Siri.
"
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 05:30 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 05:30 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7873 |
