Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi Terhadap Fenomena Childfree dalam Pernikahan

Adythia Prakoso (2025) Pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi Terhadap Fenomena Childfree dalam Pernikahan. Other thesis, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

Beberapa waktu belakangan ini, Childfree menjadi sebuah isu yang hangat diperbincangkan khususnya di media sosial masyarakat Indonesia. Pengertian lain dari Childfree ialah sebuah kesepakatan yang dilakukan oleh pasangan suami isteri untuk tidak memiliki anak selama masa pernikahannya. Hal ini adalah fenomena yang cukup kontroversial karena dalam kontruksi budaya masyarakat Indonesia, anak dianggap sebagai suatu anugrah dan juga merupakan salah satu tujuan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang hukum Childfree menurut pandangan Ulama Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris (empirical research) atau penelitian lapangan (field research). penelitian hukum empiris, atau yang juga disebut penelitian hukum sosiologis, merupakan penelitian hukum yang dilakukan dengan meneliti data primer. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian hukum empiris ini adalah pendekatan sosiologi hukum dan pendekatan konseptual penelitian ini bersifat analisis deskriptif, dengan tujuan mengkaji serta menguraikan sejauh mana pandangan hukum syariah layak diterapkan dalam konteks modernitas. Fokus kajian diarahkan pada pandangan ulama, khususnya Majelis Ulama Indonesia Kota Jambi terhadap Fenomena Childfree dalam pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan Pandangan Majelis Ulama Indonesia Kota Jambi terhadap Childfree Apabila kesepakatan tersebut didasarkan pada alasan darurat atau pertimbangan syar’i, seperti kondisi medis yang membahayakan keselamatan istri ketika hamil, maka perjanjian itu masih dapat dibenarkan. Namun, jika keputusan childfree diambil semata-mata karena alasan-alasan lain, atau penolakan mutlak terhadap keturunan tanpa alasan syar’i, maka kesepakatan itu bertentangan dengan maqashid al-syari’ah.

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 24 Sep 2026 03:11
Last Modified: 24 Sep 2026 03:11
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7686

Actions (login required)

View Item
View Item