Anggraini, Rani (2026) Manajemen bimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan siswa kelas VII di sekolah menengah pertama islam Al falah Jambi. Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen bimbingan dan
konseling (BK) dalam mengatasi kenakalan siswa kelas VIII di Sekolah
Menengah Pertama Islam Al-Falah Kota Jambi. Kajian manajemen BK
difokuskan pada empat fungsi manajemen menurut George R. Terry, yaitu:
perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating),
dan pengawasan/evaluasi (controlling). Penelitian juga mengidentifikasi faktor-
faktor penyebab kenakalan siswa serta faktor-faktor yang menghambat
pelaksanaan manajemen BK di sekolah tersebut.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan
Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan manajemen BK
disusun secara fleksibel berdasarkan identifikasi kebutuhan dan kasus kenakalan
siswa di lapangan; (2) Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas yang
jelas antara guru BK sebagai konselor dan pembina, wali kelas sebagai pengawas
awal, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan sebagai penegak disiplin, dan kepala
sekolah sebagai pengarah serta penanggung jawab kebijakan; (3) Pelaksanaan
layanan BK dilakukan melalui pendekatan preventif (sosialisasi dan bimbingan
kelas), represif (konseling individu dan pemberian sanksi terukur), dan kuratif
(konseling lanjutan dan koordinasi dengan orang tua); (4) Evaluasi dilaksanakan
secara berkala melalui monitoring perilaku siswa, pengisian angket, observasi
kolaboratif bersama wali kelas dan guru mata pelajaran, serta rapat koordinasi.
Faktor penyebab kenakalan siswa terdiri dari faktor internal (rendahnya kontrol
diri, lemahnya kesadaran terhadap aturan, emosi yang belum stabil) dan faktor
eksternal (kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh teman sebaya, serta
lingkungan pergaulan yang kurang kondusif). Faktor penghambat manajemen BK
meliputi keterbatasan waktu layanan, banyaknya jumlah siswa, kurangnya
konsistensi sebagian guru dalam menegakkan aturan, serta minimnya sinergi
antara pihak sekolah dan orang tua siswa.
Kesimpulannya, manajemen bimbingan dan konseling di SMP Islam Al-
Falah Kota Jambi telah berjalan secara terstruktur berdasarkan fungsi-fungsi
manajemen POAC dan berperan penting dalam meminimalisir kenakalan siswa,
meskipun masih terdapat kendala yang perlu ditangani secara terpadu dan
berkelanjutan."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 04:17 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 04:17 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7620 |
