Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Uang Adat Dalam Perkawinan Ditinjau Dari Maslahah Mursalah (Studi kasus di desa sebukar kecamatan tanah cogok kabupaten kerinci)

MHD. GUFRAN ILHAM (2025) Uang Adat Dalam Perkawinan Ditinjau Dari Maslahah Mursalah (Studi kasus di desa sebukar kecamatan tanah cogok kabupaten kerinci). Other thesis, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini membahas tentang praktik pemberian uang adat dalam pernikahan
di Desa Sebukar, yang merupakan bagian dari tradisi lokal masyarakat setempat.
Praktik ini memiliki nilai sosial, budaya, dan simbolik yang penting dalam proses
pernikahan, namun juga menimbulkan pertanyaan dari segi hukum Islam dan
sosiologi hukum, terutama terkait nilai kemaslahatan, keadilan, dan beban
ekonomi yang mungkin timbul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
praktik tersebut melalui pendekatan teori maslahah mursalah, maqasid al-
syari’ah, fiqh sosial, dan pendekatan sosiologi hukum. Metode penelitian yang
digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum, yaitu pendekatan
yang melihat hukum sebagai bagian dari realitas sosial masyarakat. Teknik
pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan
studi dokumentasi terhadap tokoh adat, pasangan pengantin, serta pemuka agama.
Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk melihat hubungan antara praktik
adat dan prinsip-prinsip hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
praktik uang adat memiliki fungsi sosial yang signifikan dalam memperkuat nilai
budaya, struktur sosial, dan keharmonisan antar keluarga. Dari perspektif
maslahah dan maqasid al-syari’ah, praktik ini dapat diterima selama tidak
menimbulkan kemudharatan. Namun, dalam beberapa kasus, ditemukan adanya
tekanan ekonomi yang membuat sebagian masyarakat mempertanyakan
kelayakannya. Pendekatan fiqh sosial membuka ruang evaluasi terhadap praktik
ini agar tetap relevan dan adil. Dengan demikian, praktik uang adat dapat
dipertahankan sebagai bagian dari kearifan lokal, asalkan tetap dalam kerangka
kemaslahatan dan tidak menyalahi prinsip keadilan Islam. Penelitian ini
merekomendasikan adanya dialog antara tokoh adat dan ulama untuk
merevitalisasi tradisi secara lebih moderat dan inklusif."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:28
Last Modified: 24 Sep 2026 02:28
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7561

Actions (login required)

View Item
View Item