Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

TAHLIL AL’ANASIR AD-DALHILIYAH FI QISSOTUN QOSIROH AL’AJUZ WAL ‘USFUR LI MUHASINJADOO

AL-FARABI, MUHAMMAD ZIKRI (2026) TAHLIL AL’ANASIR AD-DALHILIYAH FI QISSOTUN QOSIROH AL’AJUZ WAL ‘USFUR LI MUHASINJADOO. Other thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Dalam Cerpen (Si Nenek dan Burung Pipit) Karya Mahasin Jado (Analisis Strukturalisme)"".

Cerpen ""Si Nenek dan Burung Pipit"" karya Mahasin Jado adalah kisah yang menyentuh tentang hubungan antara seorang nenek tua dan seekor burung pipit yang menjadi sahabatnya. Nenek tua itu hidup sendirian di gubuk kecilnya, dikelilingi sawah dan pepohonan yang rindang. Kesepian dan Persahabatan: Nenek tua yang hidup sendirian menemukan teman dalam burung Pipit. Penelitian membahas tentang cerita pendek yang berjudul "" Si Nenek dan Burung Pipit"" karya Muhsi Jadu. Dimana dalam cerita ini terdapat Unsur Unsur Intrinsik yang menarik untuk untuk ditekiti. Tujuan penelitian ini untuk membahas Unsur Unsur Intrinsik pada cerita si nenek dan

Burung Pipit pada karya muhsin jadu. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan metode penelitian yang melibatkan pengumpulan data melalui studi pustaka, literatur, catatan, dan laporan yang bertujuan untuk memecahkan masalah. Dengan menggunakan jenis pendekatan kualitatif dan metode analisis isi. Sumber data penelitian ini adalah buku cerita pendek karya muhsi jadu. Dalam konteks cerita ini sering kali tercermin melalui karakter, plot, dan tema yang mengangkat isu- isu kemanusiaan seperti Keserakahan dan kemalasan, Kerjasama dan saling membantu serta Kesabaran dan ketekunan. Adapun rumusan masalah pada penelitian adalah Apa saja kalimat yang terkandung dalam cerita pendek ""Si Nenek dan Burung Pipit"" Karya Muhsin Jadu. Apa saja pembagian unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam cerita pendek ""Si Nenek dan Burung Pipit"" Karya Muhsin Jadu. Kesimpulan dalam

penelitian ini: Cerita ini tentang seorang nenek buta yang dibantu oleh seekor burung pipit yang membawa buah-buah untuknya setiap hari. Burung pipit itu kemudian diizinkan untuk tinggal di gubuk nenek pada malam hari sebagai imbalan. Namun, keserakahan nenek dan kemalasan burung pipit membuat mereka kehilangan apa yang mereka miliki. Nenek kehilangan gubuknya, sedangkan burung pipit kehilangan sarangnya. Pada akhirnya, mereka berdua meminta maaf dan sepakat untuk bekerja sama lagi, dengan burung pipit membawa buah-buah untuk nenek dan nenek menyediakan tempat tinggal untuk burung pipit.

Kata kunci: Nenek, Burung pipit, Bantuan, Kesepakatan, Keserakahan, Kerjasama"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Mahdianto S.Hum., M.Pd.
Date Deposited: 04 Aug 2026 02:31
Last Modified: 04 Aug 2026 02:31
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7534

Actions (login required)

View Item
View Item