Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

"PENAFSIRAN AYAT TENTANG SARKASME DALAM TAFSIR AL-AZHAR BUYA HAMKA DAN RELEVANSINYA DENGAN ERA DIGITAL"

Mohamad Sukri bin Tuah (2023) "PENAFSIRAN AYAT TENTANG SARKASME DALAM TAFSIR AL-AZHAR BUYA HAMKA DAN RELEVANSINYA DENGAN ERA DIGITAL". Other thesis, UIN sulthan thaha saifudin jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"ABSTRAK
Penafsiran Ayat tentang Sarkasme dalam Tafsir Al-Azhar Buya Hamka dan
Relevansi dengan Era Digital
Oleh: Mohamad Sukri
Penggunaan teknologi modern, yaitu internet sudah menjadi suatu kebutuhan
yang bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Bahkan di waktu pandemi
Covid-19, jumlah pengunaan media sosial menunjukkan peningkatan yang
signifikan dan mengakibatkan penggunaan bahasa-bahasa sarkasme dalam
kalangan pengguna media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan lain-
lain tidak lagi terhindarkan. Riset yang dilakukan oleh microsoft tentang Digital
Civility Index (DCI) pada tahun 2020 telah menunjukkan statistik tingkat kesopanan
di Indonesia menempati urutan terbawah di Asia Tenggara dan menunjukan bahwa
sarkasme telah memberikan dampak negatif terhadap masyarakat dan peradaban
manusia terutamnya kepada akhlak umat Islam itu sendiri.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah (library research)
dalam tehnis deskriptif bagi menentukan fakta untuk mengenal fenomena-
fenomena serta gambaran objek secara jelas, kemudian diadakan pemaknaan
terhadap teks dengan mencari kebermaknaan untuk melihat keterkaitan masa
lampau dan masa kini yang sedang terjadi. Penelitian ini menggunakan teknik
pengumpulan data dokumentasi, dengan menrapkan teknik analisis data yaitu,
metode maudhui’ yang digunakan untuk mendapatkan jawaban Al-Qur’an dengan
cara menentukan tema, mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis terkait tema,
menghimpun penafsiran ayat, mengumpul serta mengolaborasikan teori ilmiah dan
menganalisis ayat terkait sarkasme dalam tafsir Al-Azhar Buya Hamka.
Hasilnya, dari kajian ini telah ditemukan ayat yang menerangkan secara tegas
tentang larangan perbuatan sarkasme. Dalam pandangan mufassir terdapat bentuk
atau istilah sarkasme yaitu Al-Sukhriyyah, Istihza dan Tajassus. Bentuk sarkasme
dalam tafsir Al-Azhar disebutkan istilahnya seperti mengolok-olok, memberi gelar
buruk, mencari-cari aib, Istihza dan sifat orang munafik. Selain itu, ditemukan
relevansi sarkasme yang terdapat dalam tafsir Al-Azhar dengan era digital seperti
komentar sarkastik dan juga meme. Dalam menafisrkan Al-Qur’an metode yang
digunakan dari tafsir Al-Azhar ini adalah metode tahlili (Analisis) dengan corak
adabi ijtima’i yang bernuansa kemasyarakatan.
Kata Kunci: Era Digital, Sarkasme, Tafsir Al-Azhar"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Al quran dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 23 Sep 2026 06:09
Last Modified: 23 Sep 2026 06:09
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7474

Actions (login required)

View Item
View Item