Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Analisis Double Movement Fazlur Rahman atas QS. Al-Ahzab [33]: 56 Terhadap Fenomena Joget Dalam Majelis Shalawat

Muzzawir, Mhd. Nur (2026) Analisis Double Movement Fazlur Rahman atas QS. Al-Ahzab [33]: 56 Terhadap Fenomena Joget Dalam Majelis Shalawat. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik joget dalam majelis shalawat yang tersebar luas melalui media sosial sehingga menimbulkan polemik di kalangan umat Islam. Sebagian menganggapnya inovasi dakwah, sebagian lain menilainya merusak kesakralan shalawat dan adab kepada Nabi Muhammad ṣallallāhu 'alayhi wa sallam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik joget dalam konteks sosial keagamaan kontemporer, menganalisis penerapan metode double movement Fazlur Rahman dalam menafsirkan surah Al-Aḥzāb [33]:56, serta menggali relevansi penafsiran tersebut terhadap fenomena joget di era modern.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan hermeneutika double movement Fazlur Rahman. Sumber data primer meliputi Al-Qur'an (surah Al-Aḥzāb [33]:56), kitab tafsir Jāmi‘ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān karya Ath-Ṭabarī, serta karya Fazlur Rahman yang berjudul Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menerapkan dua gerakan utama: pertama, analisis historis yang mencakup konteks mikro (asbāb al-nuzūl) dan konteks makro (sosial-politik Madinah), kedua, kontekstualisasi nilai moral universal ke dalam realitas kekinian.
Hasil penelitian menemukan bahwa joget dalam majelis shalawat merupakan fenomena dakwah kultural untuk menarik generasi muda. Ideal moral surah Al-Aḥzāb [33]:56 adalah keseimbangan penghormatan etis kepada Nabi tanpa sikap berlebihan (ghuluw) maupun meremehkan (istikhfāf). Joget dalam majelis shalawat yang masih berada dalam koridor kebolehan adalah gerakan yang bersifat spiritual dan penuh kekhusyukan, menjaga kehormatan Nabi, niat ibadah tulus, menutup aurat, tidak bercampur bebas laki-laki dan perempuan, serta tidak menghilangkan kesadaran akal. Akhirnya penulis merekomendasikan pengelola majelis shalawat agar tetap kreatif namun menjaga adab, tokoh agama agar merespons secara edukatif, dan peneliti selanjutnya untuk mengkaji dampak majelis shalawat terhadap religiusitas generasi muda."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Al quran dan Tafsir
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 02 Aug 2026 01:54
Last Modified: 02 Aug 2026 01:54
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7455

Actions (login required)

View Item
View Item