Arizal, Jedi (2026) AKTIVITAS KEHIDUPAN MASYARAKAT TEPIAN SUNGAI BATANGHARI JAMBI ERA KOLONIAL BELANDA 1900 -1930. Other thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian ini mengkaji aktivitas kehidupan masyarakat tepian Sungai Batanghari di Jambi pada era kolonial Belanda tahun 1900–1930. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Sungai Batanghari sebagai pusat kehidupan masyarakat yang berperan dalam aktivitas sosial, ekonomi, transportasi, pendidikan, dan budaya pada masa kolonial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geografis dan peran Sungai Batanghari dalam membentuk pola kehidupan masyarakat tepian sungai serta menganalisis dinamika kehidupan ekonomi masyarakat pada masa kolonial Belanda. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi lapangan, dokumentasi, serta wawancara dengan tokoh masyarakat dan masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai sejarah Sungai Batanghari. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan Teori Representasi Visual John Tagg dan Teori Subaltern Gayatri Spivak untuk memahami kehidupan masyarakat lokal dari perspektif sejarah sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Batanghari memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk pola kehidupan masyarakat Jambi pada tahun 1900–1930. Kondisi geografis wilayah Jambi yang didominasi oleh hutan tropis dan keterbatasan sarana transportasi darat menjadikan sungai sebagai jalur utama mobilitas masyarakat. Sungai Batanghari berfungsi sebagai sarana transportasi, pusat perdagangan, sumber mata pencaharian, ruang interaksi sosial, serta media pertukaran budaya. Aktivitas ekonomi masyarakat bertumpu pada perdagangan hasil pertanian, hasil hutan, perikanan, dan jasa transportasi sungai. Kebijakan kolonial Belanda turut memengaruhi kehidupan masyarakat melalui penerapan sistem pajak, pengawasan perdagangan, dan integrasi ekonomi lokal ke dalam sistem ekonomi kolonial. Meskipun demikian, masyarakat tepian sungai menunjukkan kemampuan adaptasi yang tinggi dalam mempertahankan kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sungai Batanghari tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi dan perdagangan, tetapi juga sebagai ruang sosial, budaya, dan ekonomi yang menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat Jambi pada masa kolonial Belanda.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Juwita Asna Dewi, S.H.I |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 02:05 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 02:05 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7430 |
