Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Monoteisme Islam dan Yahudi dalam Perspektif Karen Armstrong: Studi Komparatif

Fitriana, Novita (2026) Monoteisme Islam dan Yahudi dalam Perspektif Karen Armstrong: Studi Komparatif. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya memahami dinamika perkembangan gagasan tentang Tuhan dalam tradisi agama-agama Abrahamik, khususnya Islam dan Yahudi melalui pandangan historis dan kritis dengan pemahaman Karen Armstrong. Monoteisme merupakan ajaran pokok dalam Islam dan Yahudi sebagai dua agama Abrahamik yang memiliki akar sejarah yang sama, tetapi berkembang dalam konteks sosial, budaya, dan teologis yang berbeda. Perbedaan tersebut melahirkan pemahaman yang beraneka ragam tentang konsep ketuhanan menjadikannya menarik untuk dikaji secara komparatif. Karen Armstrong memberikan sudut pandang yang melihat evolusi monoteisme sebagai hasil perjalanan sejarah yang membentuk cara manusia dalam memahami Tuhan. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep monoteisme Islam dan Yahudi dalam perspektif Karen Armstrong serta menganalisis persamaan dan perbedaannya.
Penelitian ini merupakan merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan filosofis dan historis. Data primer diperoleh dari Karya Karen Armstrong, sedangkan pada data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, serta literatur yang relevan. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan komparatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Karen Armstrong, Monoteisme Yahudi menekankan keesaan Tuhan melalui konsep perjanjian antara Tuhan dan bangsa Israel serta ketaatan pada hukum ilahi. Sementara itu monoteisme Islam berpusat pada konsep tauhid yang menegaskan keesaan Allah secara mutlak dan menyeluruh. Persamaan antara keduanya terletak pada tradisi Abrahamik, pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, penolakan terhadap penyembahan banyak dewa dan menolak visualisasi wujud Tuhan, dan penekanan pada nilai-nilai moral dalam praktik keagamaan. Perbedaan terlihat pada orientasi teologis, hubungan Tuhan dan manusia, serta latar belakang sejarah kehadirannya keduanya. Perbedaan tersebut tidak menghilangkan kesamaan nilai dasar monoteisme sebagai bentuk landasan etika dan kehidupan beragama. Penelitian ini, menyarankan pengembangan kajian monoteisme melalui pendekatan historis dan komparatif untuk memperluas kajian agama dan menciptakan pemahaman yang lebih objektif dan dialogis antar umat beragama. "

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Studi Agama
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 01 Aug 2026 02:00
Last Modified: 01 Aug 2026 02:00
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7427

Actions (login required)

View Item
View Item