Kurniawan, Ridho (2026) Uji validitas meme hadis aurat di media sosial: studi atas akun Instagram @ukhtiakhiantiselfi. Other thesis, UNSPECIFIED.
Full text not available from this repository.Abstract
"Perkembangan media sosial telah membuka ruang baru dalam penyebaran konten keagamaan, termasuk hadis yang disajikan dalam format meme. Fenomena ini membawa konsekuensi tersendiri, sebab teks hadis kerap ditampilkan tanpa sanad dan tanpa proses verifikasi yang memadai. Akun Instagram @ukhtiakhiantiselfi menjadi salah satu contoh yang menyebarkan meme hadis bertema aurat kepada lebih dari 120 ribu pengikutnya. Dari sinilah muncul pertanyaan yang mendorong penelitian ini: sejauh mana validitas hadis-hadis aurat yang dipublikasikan melalui akun tersebut?
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum akun @ukhtiakhiantiselfi, mengulas diskursus aurat beserta hadis-hadis yang digunakan, serta menguji validitas tiga hadis aurat yang menjadi fokus kajian, yaitu HR. Tirmidzi nomor 1173, HR. Abu Dawud nomor 4104, dan HR. Abu Dawud nomor 4014. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode konten analisis, sedangkan pengujian validitas dilakukan melalui metode takhrij hadis berdasarkan penelusuran sanad dan penilaian para perawi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga hadis yang diteliti, dua di antaranya memiliki kualitas yang dapat diterima sebagai hujjah. HR. Tirmidzi nomor 1173 berkualitas hasan gharib, didukung oleh jalur perawi yang mayoritas dinilai tsiqah oleh para ulama jarh wa ta'dil. HR. Abu Dawud nomor 4104 juga berkualitas hasan melalui jalur Imam Malik, meskipun sebagian jalur lainnya mengandung persoalan teknis dalam sanad. Adapun HR. Abu Dawud nomor 4014 dinyatakan dha'if dan mursal, disebabkan adanya keterputusan sanad antara Khalid bin Duraik dan Aisyah radhiyallahu 'anha, ditambah kelemahan pada perawi Sa'id bin Basyir dan praktik tadlis al-taswiyah yang dilakukan al-Walid bin Muslim.
Temuan ini menunjukkan bahwa penyebaran konten hadis di media sosial belum sepenuhnya disertai kehati-hatian ilmiah. Pendiri akun sendiri mengakui tidak ada proses verifikasi khusus sebelum hadis diunggah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat mendorong penguatan literasi hadis di era digital, sekaligus menjadi pengingat bagi para pengelola konten keislaman untuk lebih cermat dalam menyajikan teks hadis kepada khalayak luas."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Mahdianto S.Hum., M.Pd. |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 06:22 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 06:22 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7392 |
