Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Perlindungan Hak-hak Istri Dalam Putusan Cerai Talak (Studi Perkara Nomor 508/Pdt.G/2023/PA.Sgt)

Mubdiah, Shahifah (2025) Perlindungan Hak-hak Istri Dalam Putusan Cerai Talak (Studi Perkara Nomor 508/Pdt.G/2023/PA.Sgt). Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"ABSTRAK

Skripsi ini berfokus pada hak bekas istri paska perceraian yang digunakan dalam putusan pengadilan. Berdasarkan fokus tersebut, dapat dirumuskan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim serta untuk mengetahui perlindungan hak-hak istri dalam putusan cerai talak Nomor 508/Pdt.G/2023/PA.Sgt. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan pendekatan hukum normatif. Sumber data primer berupa putusan cerai talak Pengadilan Agama Sengeti Nomor 508/Pdt.G/2023/PA.Sgt dan data sekunder berupa studi pustaka yang berkaitan dengan pembahasan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut: Pertimbangan hakim pada putusan nomor 508/Pdt.G/2023/PA.Sgt Majelis Hakim menilai bahwa antara Pemohon dengan Termohon sering terjadi perselisihan dan pertengkaran, akibat perselisihan dan pertengkaran tersebut Pemohon dan Termohon sudah tidak tinggal serumah lagi, bahwa melihat keretakan rumah tangga antara Pemohon dengan Pemohon, Majelis Hakim berpendapat, melanjutkan dan mempertahankan rumah tangga keduanya lebih besar kemudharatannya dibanding kebaikannya, karena di antara Pemohon dengan Termohon sudah tidak ada lagi rasa saling cinta mencintai, maka mengingat semua pasal dalam peraturan perundang-undangan dan hukum Islam yang berkaitan dengan perkara ini Majelis Hakim memberi izin kepada Pemohon untuk menjatuhkan talak satu raj'i terhadap Termohon di depan sidang Pengadilan Agama Sengeti. Pada putusan 508/Pdt.G/2023/PA.Sgt majelis hakim hanya mencantumkan nafkah iddah dan mut’ah bagi Termohon. Namun, bukan berarti dalam Putusan 508/Pdt.G/2023/PA.Sgt tidak melindungi hak-hak istri pasca perceraian, Majelis Hakim menjadikan hasil kesepakatan mediasi tanggal 25 Oktober 2023 sebagai landasan hukum dalam menetapkan nafkah iddah bagi Termohon.
"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 30 Jul 2026 03:10
Last Modified: 30 Jul 2026 03:10
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7368

Actions (login required)

View Item
View Item