Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Larangan Menikah Bagi Suami Selama Masa Iddah Istri Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor: P-005 Tahun 2021 Perspektif Maslahah Mursalah

Rahmah, Inni (2025) Larangan Menikah Bagi Suami Selama Masa Iddah Istri Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor: P-005 Tahun 2021 Perspektif Maslahah Mursalah. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"ABSTRAK

Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor: P-005 Tahun 2021 Tentang Larangan Menikah Bagi Suami Dalam Masa Iddah Istri, Mengingat bahwa tidak ada dalil atau nash yang menyebutkan seorang laki-laki mempunyai masa iddah, namun di dalam Surat Edaran Dirjen Bimas Islam No: P-005 Tahun 2021 tentang Larangan Menikah Bagi Suami Dalam Masa Iddah Istri dimana dalam surat edaran ini apabila suami ingin menikahi perempuan lain harus menunggu sampai masa iddah istrinya selesai. Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yaitu dengan mencari dan mengumpulkan data dari berbagai sumber, baik berupa kitab atau buku mengenai perbedaan pandangan terhadap surat edaran Dirjen Bimas Islam No: P-005 Tahun 2021 dan tambahan dari sumber-sumber lain, lalu sumber-sumber tersebut penulis olah menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis peroleh dapat disimpulkan bahwa: pertama, Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor: P-005 Tahun 2021 Tentang Larangan Menikah Bagi Suami Dalam Masa Iddah istri, dimana dalam surat edaran ini apabila suami ingin menikahi perempuan lain harus menunggu sampai masa iddah istrinya selesai, namun apabila bekas suami telah menikahi perempuan lain dalam masa iddah bekas istrinya itu, ia hanya dapat merujuk bekas istrinya setelah mendapat izin poligami dari pengadilan. Kedua, Surat Edaran ini belum terpenuhi kemaslahatannya dilihat dari persyaratannya akan tetapi mengacu pada kewajiban administratif dimana tujuan dari adanya Surat Edaran ini adalah tidak bertentangan dengan hukum islam, menghindari pernikahan sirri, menghindari hilangnya hak-hak istri dalam suatu perkawinan dan apabila surat edaran ini tidak diterbitkan maka akan terjadi kekacauan akibat banyaknya pernikahan yang tidak tercatat serta hak-hak yang tidak terpenuhi.

"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 30 Jul 2026 03:08
Last Modified: 30 Jul 2026 03:08
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7367

Actions (login required)

View Item
View Item