Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Analisis Pembagian Warisan Sama Rata Di Desa Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo

Muhammad Fadli, Muhammad Fadli (2025) Analisis Pembagian Warisan Sama Rata Di Desa Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

Skripsi ini berjudul “Analisis Pembagian Warisan Sama Rata di Desa Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo”. Skripsi ini ditulis untuk menjawab pertanyaan yang termaktub dalam rumusan masalah yaitu: Bagaimana praktik pembagian warisan sama rata antara laki-laki dan perempuan di Desa Danau Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo? Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pembagian warisan sama sama di Desa Danau Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo? Skripsi ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif yang pengumpulan data utamanya didapatkan dengan cara melakukan wawancara dan studi dokumentasi terkait pembagian warisan sama rata di Desa Danau Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo, sehingga kemudian data yang didapatkan tersebut dianalisis menggunakan perspektif teknik deskriptif dengan pola pikir deduktif. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa proses pembagian warisan sama rata di Desa Danau Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo dilakukan dengan cara musyawarah menjual seluruh harta warisan berupa tanah, sawah, kemudian dibagi secara sama oleh pihak keluarga ahli waris serta didampingi oleh tokoh agama setempat sebagai saksi serta untuk memberikan masukan dan menjelaskan pembagian waris menurut hukum Islam, sebelum pada akhirnya dalam musyawarah tersebut diperoleh keputusan bersama dengan hasil pembagian yang sama antara ahli-waris laki-laki dan perempuan. Proses pembagian harta warisan dilakukan dengan memberikan pemahaman terlebih dahulu oleh tokoh agama setempat kepada pihak keluarga dan ahli waris dengan prinsip yang termaktub didalam Al-Qur’an Surat An-Nisa (4) ayat 11 dan dalam prinsip ilmu fara’idh. Namun yang terjadi adalah kesepakatan pembagian warisan dengan cara musyawarah dengan hasil menyamakan bagian antara ahli waris anak laki-laki dan anak perempuan. Pembagian warisan sama rata tersebut boleh dilakukan dengan syarat apabila para ahli warisnya sudah mengetahui bagian-bagian aslinya dan juga bersepakat telah menyetujui dengan adanya pembagian harta warisan yang sama antara laki-laki dan perempuan, sebagaimana yang tertulis dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 183 yang berbunyi “Para Ahli Waris dapat bersepakat melakukan perdamaian dalam pembagian harta warisan, setelah mereka menyadari bagiannya.

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 28 Jul 2026 02:35
Last Modified: 28 Jul 2026 02:35
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7304

Actions (login required)

View Item
View Item