Ika Rusmayanti (2025) Implikasi Pernikahan Dini Terhadap Kesejahteraan Anak di Jambi Luar Kota Perspektif Maqashid Syariah. Other thesis, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"ABSTRAK
Praktik pernikahan dini masih menjadi polemik yang tiada hentinya.
Faktanya, pernikahan dini lebih banyak menimbulkan dampak buruk baik
bagi pelaku hingga anak yang dilahirkan. Anak-anak yang lahir dari
pernikahan dini memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan
dan perkembangan yang merupakan indikator utama kesejahteraan anak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pernikahan dini dan implikasinya
terhadap kesejahteraan anak menurut perspektif Hukum Keluarga.
Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk menjadi pengetahuan baru
sekaligus menambah khasanah intelektual yang lebih baik, khususnya
mengenai pernikahan dini dan implikasinya terhadap kesejahteraan anak.
Melalui penelitian ini dapat diketahui sejalan atau tidaknya praktik pernikahan
dini terhadap kesejahteraan anak dengan prinsip syariat islam. Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan
pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam yang dilaksanakan di
Kecamatan Jambi Luar Kota. Data yang digunakan yaitu data primer dan
data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan tiga hal
yaitu: (1) faktor yang mempengaruhi pernikahan dini di Kecamatan Jambi
Luar Kota ada beberapa faktor yaitu a) Married by accident (menikah karena
„kecelakaan‟), b) faktor pendidikan pelaku pernikahan dini dan orang tuanya,
c) faktor keinginan sendiri/keluarga, d) faktor ekonomi. (2) Dampak
pernikahan dini di kecamatan Jambi Luar Kota yaitu bagi anak yang
dilahirkan yaitu rentan mengalami berbagai masalah, baik dari sisi kesehatan
maupun sosial, anak yang dilahirkan dengan berat badan lahir rendah,
cedera saat, gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak (stunting),
kurangnya perhatian terhadap anak mengakibatkan perkembangan kognitif
anak akan terhambat. (3) Berdasarkan perspektif hukum keluarga Islam
terhadap kesejahteraan anak melalui prinsip maqashid syari’ah sangat
relevan dengan kesejahteraan anak. Pernikahan yang ideal adalah
pernikahan yang didasarkan pada kesiapan fisik, mental, dan sosial, serta
dilandasi oleh niat yang baik untuk membangun keluarga yang sakinah,
mawaddah, dan rahmah. Kesejahteraan anak bukan hanya sekadar
pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga mencakup aspek spiritual,
intelektual, dan sosial. Kesejahteraan anak dapat tercapai saat calon orang
tua mengetahui kewajibannya sebagai orang tua dan hak-hak anak yang
harus mereka penuhi.
Kata Kunci: Pernikahan Dini, Anak, Kesejahteraan Anak, Maqashid Syari’ah"
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 01:48 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 01:48 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7187 |
