Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Pengalaman Keagamaan Pasca Konversi Agama (Studi Kasus Mualaf di Yayasan Mualaf Quran Center Regional Jambi)

Nurhasanah, Cici (2026) Pengalaman Keagamaan Pasca Konversi Agama (Studi Kasus Mualaf di Yayasan Mualaf Quran Center Regional Jambi). Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena konversi agama yang tidak hanya
dipahami sebagai perpindahan identitas keagamaan, tetapi juga sebagai proses transformasi
psikologis, spiritual, dan sosial yang mendalam. Dalam perspektif Islam, konversi menuju
agama Islam dipandang sebagai bentuk kembali kepada fitrah manusia, sedangkan dalam
perspektif psikologi agama, proses tersebut melahirkan pengalaman keagamaan yang
bersifat personal dan berbeda pada setiap individu. Para mualaf pada masa-masa awal
setelah memeluk Islam mengalami berbagai pengalaman keagamaan yang dipengaruhi
oleh latar belakang, motivasi, serta kondisi sosial yang beragam. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui alasan para mualaf memilih memeluk agama Islam,
mengidentifikasi pengalaman keagamaan yang mereka alami pada masa-masa awal pasca
konversi agama, serta mendeskripsikan fenomena pengalaman keagamaan tersebut melalui
perspektif teori pengalaman keagamaan William James.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Lokasi penelitian berada di Yayasan Mualaf Quran Center Regional Jambi.
Informan penelitian berjumlah enam orang mualaf yang berasal dari latar belakang agama
yang berbeda. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, data dianalisis
berdasarkan teori pengalaman keagamaan William James, khususnya mengenai tipe-tipe
konversi agama dan karakteristik pengalaman keagamaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan para mualaf memeluk agama Islam
dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pencarian spiritual, keinginan memperoleh
ketenangan batin, pengaruh lingkungan sosial, hubungan pernikahan, pengalaman hidup
yang penuh tekanan, konflik keluarga, serta pengalaman yang dimaknai sebagai hidayah
dari Allah Swt. Pengalaman keagamaan yang dialami pada masa-masa awal pasca konversi
meliputi ketenangan batin, rasa damai, meningkatnya keyakinan kepada Allah Swt.,
kenyamanan dalam beribadah, rasa syukur, kedekatan dengan Allah Swt., serta
ditemukannya makna hidup yang baru. Berdasarkan teori William James, fenomena
konversi agama para informan dapat diklasifikasikan ke dalam tipe konversi mendadak
(sudden conversion), konversi krisis (crisis conversion), konversi melalui kemauan
(volitional conversion), dan konversi kepasrahan (self-surrender conversion). Adapun
pengalaman keagamaan para mualaf menunjukkan empat karakter utama, yaitu ineffability
(sulit diungkapkan dengan kata-kata), noetic quality (memperoleh pengetahuan batin),
transiency (bersifat sementara tetapi meninggalkan kesan yang mendalam), dan passivity
(dirasakan sebagai bimbingan dari kekuatan Ilahi). Penelitian ini menyimpulkan bahwa
konversi agama merupakan proses transformasi batin yang membentuk keyakinan,
perilaku, serta orientasi hidup para mualaf dalam menjalani kehidupan keagamaan mereka."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 19 Jul 2026 01:34
Last Modified: 19 Jul 2026 01:34
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7166

Actions (login required)

View Item
View Item