Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

ANALISIS SISTEM KARUN DALAM HUBUNGAN KERJASAMA ANTARA PEMILIK KEBUN KELAPA DENGAN PEKERJA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DI DESA PULAU PALAS KECAMATAN TEMBILAHAN HULU

Ardiansyah, Hendra Refi (2024) ANALISIS SISTEM KARUN DALAM HUBUNGAN KERJASAMA ANTARA PEMILIK KEBUN KELAPA DENGAN PEKERJA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DI DESA PULAU PALAS KECAMATAN TEMBILAHAN HULU. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK

Musaqah adalah sebuah bentuk kerjasama pemilik kebun dengan petani penggarap
dengan tujuan agar kebun itu dirawat sehingga memberikan hasil yang maksimal
Tujuan skripsi ini untuk mengetahui penerapan sistem karun kebun kelapa antara
pemilik lahan dan pekerja dalam perspektif ekonomi Islam di Desa Pulau Palas
Kecamatan Tembilahan Hulu. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif,
informan dalam penelitian ini adalah pemilik kebun, pekerja, dan pembeli kelapa
serta perangkat desa dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
implementasi akad karun yang diterapkan oleh petani di Desa Pulau Palas
menggunakan sistem perjanjian berdasarkan kebiasaan atau adat istiadat
masyarakat setempat melalui musyawarah keluarga untuk mencapai kesepakatan
yakni perjanjian yang dituangkan secara lisan. Mengenai biaya berupa modal
tenaga yang berhubungan dengan proses penggarapan dan pemeliharan maupun
modal materi untuk membeli obat semprot ditanggung oleh pihak penggarap.
Kemudian untuk persentase pembagian hasil dilakukan dengan sama rata dimana
baik pihak penggarap maupun pemilik lahan mendapatkan uang setengah dari hasil
penjualan kelapa tersebut. Dalam kerjsama akad karun ini tidak ditentukan batas
waktu berakhirnya dan apabila salah satu diantara pihak penggarap atau pemilik
lahan mengalami musibah misalnya meninggal dunia maka kerjasama ini bisa
diteruskan atau dihentikan sesuai keputusan ahli waris dari masing-masing pihak.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada praktiknya kerjasama akad
karun ini sudah berjalan cukup baik, namun masih ada petani penggarap yang
pernah melakukan kecurangan dengan menjual diam-diam hasil kelapa. Menurut
perspektif ekonomi Islam, pelaksanaan bagi hasil al-musaqah kebun kelapa yang
dilakukan oleh masyarakat di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu
mempunyai tujuan yang baik untuk kelangsungan hidup petani kelapa, akan tetapi
dalam pelaksanaanya belum sesuai dengan ketentuan hukum Islam dalam
bekerjasama, karena selain sering terjadi perselisihan dalam pembagian hasil juga
tidak semua pemilik dan pekerja kelapa menetapkan batas waktu kapan berakhir
pelaksanaan bagi hasil al-musaqah ketika melakukan akadnya tidak menentukan
sifat, jenis dan macamnya yang kesemuanya itu menjadi syarat dan rukun dalam
bagi hasil al-musaqah.‟
Kata Kunci : Musaqah, Kebun Kelapa, Pemilik Kebun, Petani Penggarap.

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 15 Jul 2026 03:39
Last Modified: 15 Jul 2026 03:39
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7108

Actions (login required)

View Item
View Item