Hairani, Rts. Miftahul (2026) "Validitas Hadis pada Akun Instagram @kutipanhaditsku dan Implikasi terhadap Pemahaman Hadis". Other thesis, UNSPECIFIED.
Full text not available from this repository.Abstract
"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena digitalisasi hadis yang
berkembang pesat di media sosial, khususnya pada platform Instagram. Sebagai
salah satu media yang populer di kalangan generasi muda, Instagram banyak
dimanfaatkan sebagai sarana dakwah, termasuk dalam penyebaran hadis Nabi
Muhammad Saw. Namun demikian, penyebaran hadis di media sosial sering kali
tidak disertai dengan proses verifikasi terhadap sanad dan matan, sehingga
berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dalam penerimaan hadis. Berdasarkan
hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menelaah keabsahan hadis yang
dipublikasikan melalui akun tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengkaji validitas hadis pada akun Instagram @kutipanhaditsku serta
menganalisis implikasinya terhadap pemahaman masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research)
dengan pendekatan analisis konten untuk melihat pengaruhnya terhadap
pemahaman hadis. Data primer diperoleh dari unggahan hadis pada akun
@kutipanhaditsku dalam rentang waktu 2020-2021, sedangkan data sekunder
bersumber dari literatur hadis, jurnal, dan penelitian terdahulu. Analisis data
dilakukan dengan menggunakan teori kritik hadis dari Prof. Dr. M. Syuhudi
Isma’il melalui beberapa tahapan, yaitu takhrij, kritik sanad, jarh wa ta’dil, dan
analisis matan. Tahapan tersebut bertujuan untuk menelusuri sumber asli hadis,
menguji keabsahan sanad, serta menilai kesesuaian matan dengan prinsip dasar
ilmu hadis.
Berdasarkan hasil analisis terhadap lima hadis, ditemukan bahwa hadis
yang disajikan pada akun @kutipanhaditsku memiliki kualitas hasan dan dha’if,
dua hadis berstatus hasan lighairihi dan tiga hadis berstatus dha’if (lemah).
Sebab dha’ifnya setelah diteliti terdapat di beberapa perawi yang ada illat
(cacat), akun ini hanya menampilkan matan hadis tanpa menyertakan sanad
secara lengkap, serta sering kali mengutip pendapat ulama seperti Syaikh Albani
tanpa disertai analisis mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan
pentingnya literasi keagamaan digital dan keterlibatan para ahli hadis dalam
memverifikasi konten dakwah agar masyarakat memperoleh pemahaman yang
benar terhadap hadis Nabi Muhammad Saw."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Mahdianto S.Hum., M.Pd. |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 02:14 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 02:14 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7082 |
