Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

peran suami istri dan pandangan terhadap keharmonisan rumah tangga menurut hukum islam studi kantor urusan agama kecamatan jambi luar kota kabupaten muaro jambi

Azzahra, Muhammad Zayn Nabil (2026) peran suami istri dan pandangan terhadap keharmonisan rumah tangga menurut hukum islam studi kantor urusan agama kecamatan jambi luar kota kabupaten muaro jambi. Other thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perubahan sosial yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi perempuan di sektor publik telah memengaruhi dinamika pembagian peran dalam rumah tangga, khususnya pada keluarga perempuan karier. Secara normatif, hukum Islam dan peraturan perundang-undangan menekankan keseimbangan hak dan kewajiban antara suami dan istri, namun dalam praktiknya, masih ditemukan ketimpangan peran yang berpotensi menimbulkan beban ganda bagi perempuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pola pembagian peran suami-istri dalam keluarga perempuan karier di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jambi Luar Kota, (2) pandangan istri mengenai pembagian peran tersebut, dan (3) tinjauannya dari perspektif kesetaraan gender dan hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang merupakan perempuan karier di KUA Kecamatan Jambi Luar Kota. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan menggunakan kerangka teori kesetaraan gender (ekuilibrium) dan perspektif hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga pola pembagian peran dalam keluarga perempuan karier, yaitu: (1) pembagian peran berbasis kemitraan, di mana suami dan istri berbagi peran secara setara di ranah publik dan domestik; (2) pola dominasi istri di ranah publik dan suami di ranah domestik; serta (3) pola beban ganda, di mana istri menjalankan peran publik dan domestik secara bersamaan. Dari perspektif kesetaraan gender, pola ketiga ini mencerminkan ketidakadilan gender dalam bentuk beban ganda. Namun, dari perspektif hukum Islam, pembagian peran ini tidak dianggap menyimpang selama hak dan kewajiban masing-masing pihak terpenuhi dan tidak mengganggu keharmonisan rumah tangga. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara konsep normatif pembagian peran dalam rumah tangga dan praktik yang sebenarnya terjadi. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian peran yang lebih fleksibel dan didasarkan pada kesepakatan antara suami dan istri demi mewujudkan keluarga harmonis yang selaras dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan kesetaraan gender.

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Mahdianto S.Hum., M.Pd.
Date Deposited: 15 Jul 2026 02:07
Last Modified: 15 Jul 2026 02:07
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7076

Actions (login required)

View Item
View Item