Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Modernisasi dan Perubahan Tradisi Budaya Tudung Lingkup di Kampung Tengah Pelayangan Kota Jambi

Yuyun Driati (2025) Modernisasi dan Perubahan Tradisi Budaya Tudung Lingkup di Kampung Tengah Pelayangan Kota Jambi. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Tradisi Tudung Lingkup adalah salah satu warisan budaya yang telah lama
menjadi bagian dari identitas masyarakat di Kampung Tengah, Pelayangan, Kota
Jambi. Tudung Lingkup, yang juga dikenal sebagai Kain Duo, adalah penutup
kepala serta wajah perempuan yang hampir menutupi seluruh bagian tubuh, dengan
hanya menyisakan area mata, telapak tangan, dan kaki. Tudung Lingkup tidak
hanya berfungsi sebagai penutup kepala bagi perempuan, tetapi juga memiliki nilainilai simbolis yang mencerminkan adat istiadat dan norma sosial dalam masyarakat.
Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan masuknya unsur modernisasi,
tradisi ini mengalami berbagai perubahan baik dalam bentuk, makna, maupun
penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak modernisasi
terhadap perubahan tradisi budaya Tudung Lingkup di Kampung Tengah,
Pelayangan, Kota Jambi.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi.
Peneliti melakukan observasi, wawancara dengan tokoh adat, pemuda, dan warga
sekitar, serta mengumpulkan informasi dari dokumen-dokumen terkait. Data yang
dikumpulkan dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui dinamika perubahan
budaya tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat dampak modernisasi
terhadap perubahan tradisi Tudung Lingkup, dengan menggunakan teori
modernisasi dan perubahan budaya sebagai dasar analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi memicu perubahan pada
Tudung Lingkup, mulai dari bentuknya, cara memakainya, hingga makna
simbolisnya. Meskipun ada perubahan, masyarakat Kampung Tengah berusaha
mempertahankan nilai-nilai budaya asli dengan cara yang kreatif agar tradisi tetap
relevan di zaman modern. Penelitian ini memberikan pemahaman bahwa perubahan
tradisi bukan berarti menghilangkan budaya lama, melainkan proses adaptasi agar
budaya tetap hidup di tengah globalisasi. Akhirnya, penulis merekomendasikan
bahwa masyarakat Kampung Tengah dan pemerintah setempat perlu mengambil
pendekatan yang strategis agar budaya bisa dilestarikan sekaligus berkembang.
Misalnya, dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital, masyarakat bisa
lebih mudah mempromosikan dan menyebarluaskan nilai dan praktik Tudung
Lingkup kepada generasi muda, sehingga tradisi ini tidak hilang dan tetap relevan
di masa depan.
Kata Kunci : Modernisasi, Tudung Lingkup, Kampung Tengah, Perubahan Budaya.
"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:47
Last Modified: 22 Sep 2026 03:47
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/7000

Actions (login required)

View Item
View Item